Mampir ke Sate Ambal Pak Kasman Asli (Kebumen)

Pas kita berangkat ke Jogja, kita lewat rute ini juga, Jalan Daendels, yang menyusuri pesisir pantai selatan Jawa Tengah. Di suatu daerah di Kebumen, kita sempet ngeliat banyak mobil yang parkir di tepi jalan. Karena ga sempet ngeliat papan namanya, saya googling aja dan menemukan ternyata daerah kita lewati itu bernama Desa Ambal dan di sana berkumpul penjaja sate Ambal. Daripada penasaran mesti nyobain makan di tahun berikutnya, karena udah jadi semacam tradisi kalo kita pergi ke Jogja tiap akhir tahun, mendingan di siang hari pas perjalanan pulang kita ke Bandung, kita mampir aja ke sini.

Karena sebenernya ada banyak penjaja sate serupa di sini, saya mencoba mencari tau mana penjaja sate ayam khas Ambal yang paling terkenal. Walau saya yakin yang lain pun enak dan punya cita rasa yang ga jauh berbeda, pilihan saya akhirnya jatuh ke Sate Ayam Pak Kasman Asli, plus tulisan “Yang Paling Pertama. Buktikan Aslinya.” di papan namanya. Entah kenapa mesti menambahkan tulisan seperti, mungkin ada banyak orang yang meniru dengan menggunakan nama yang sama, atau mungkin nama Pak Kasman itu nama perintisnya dan sekarang usahanya udah dijalankan oleh banyak sanak saudaranya di tempat-tempat lain.

Lumayan lama juga waktu itu kita menunggu, ada sekitar 20 menit sampe kita pesenan sate ayam kita dianter ke meja. Sate ayam berwarna coklat berkilatan disajikan menggunakan piring yang terpisah dengan bumbu yang disajikan pada sebuah mangkuk. Hal yang membedakan sate Ambal dengan sate ayam lainnya terletak pada bumbu encernya ini yang ternyata berbahan dasar tempe dengan tambahan gula Jawa dan kecap sehingga rasa manisnya sangat mendominasi. Kalo ga suka rasa yang terlalu manis, jangan terlalu banyak menambahkan bumbu ini. Secara tradisional, sate Ambal dimakan dengan menggunakan ketupat, namun saya sendiri lebih memilih memakannya dengan nasi putih.

Selain sate ayam, di sini pun menyediakan sate kambing yang turut dipesen si Papah juga. Saya ga tau apakah sate kambing ini mesti dimakan dengan bumbu tadi atau ngga, mungkin terserah selera aja kali ya. Tapi keliatannya sate kambingnya juga udah manis tanpa mesti ditambahin lagi pake bumbu tadi. Sama seperti sate Ambal, sate kambingnya juga memiliki rasa yang manis namun bedanya ada sedikit aroma jahe, dagingnya cukup lembut, namun sayangnya ga ada gajihnya (favorit saya).

Selain memesan sate kambing, ternyata si Papah memesan sop ayam juga yang rasanya lumayan enak. Munkgkin si Papah lagi pengen makan kuah-kuahan dan yang seger-seger. Ayamnya digoreng dulu sebelum disuwir-suwir agak gede dan diberi kuah sop sehingga memiliki cita rasa yang gurih. Sop ayamnya sendiri cukup sederhana, selain daging ayam tadi saya hanya bisa menemui potongan wortel, kol, daun bawang, dan bawang merah goreng, mirip seperti sop ayam yang dibuat oleh ibu kamu sendiri.

Sate Ayam IDR 17K
Sate Kambing IDR 30K
Sop Ayam IDR 16K

 

Sate Ayam Pak Kasman Pertama
Jalan Daendels, Ambal, Kebumen
Click for Google Maps

Satu pemikiran pada “Mampir ke Sate Ambal Pak Kasman Asli (Kebumen)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s