Berburu Bakpia Pathok 25 Langsung ke Pabriknya (Jogja)

Puas jalan-jalan di Solo, saya ngelanjutin perjalanan ke kota tujuan saya sesungguhnya, Jogja. Di kota ini akan diadakan pesta resepsi pernikahan kakaknya Mbak Nur, kakaknya Fay, dengan calon pilihannya. Saya memilih transportasi paling murah nan nyaman yang tersedia, Prambanan Ekspres alias Prameks. Karena katanya akan sulit membeli tiket langsung di loket stasiun, bakalan antre banget plus kemungkinan ga dapetnya tinggi apalagi di akhir minggu, akhirnya saya mencari info dari temen-temen saya gimana caranya supaya bisa ngedapetin tiket pake jasa calo. Seorang temen memberikan saya nomer seorang calo yang ternyata berprofesi sebagai tukang becak yang biasa mangkal di depan Stasiun Solo Balapan. Saya menemuinya sekitar setengah jam sebelum jadwal keberangkatan kereta. Setelah memberi biaya jasa 4 ribu rupiah, ditambah 8 ribu rupiah harga si tiket, tiket Prameks pun berpindah tangan. Murah banget kan harga tiketnya? Udah gitu keretanya ber-AC pula kayak KRL di Jabodetabek. Bayangin kalo saya mesti naik bus Jogja-Solo yang konon bakal bikin penumpangnya banyak membaca istighfar.

IMG_3848 (1280x854)

Resepsi pernikahan Mbak Nur dilangsungkan di Wisma Kagama UI pada hari Minggu siang. Malem sebelumnya, prosesi Midodareni telah dilangsungkan pula di rumah eyangnya di Gang Kinanti, Jalan Kaliurang. Saya bertugas menjadi fotografer dadakan, jepret sana-sini bak fotografer profesional dengan kamera seadanya. Beres acara, tentunya saatnya lah saya kembali ke Jakarta. Tapi rasanya belom lengkap kalo saya ga membawa oleh-oleh buat temen-temen di kantor. Apalagi beberapa temen saya ada yang udah nitip minta dibeliin bakpia. Saya kemudian membeli titipan temen-temen saya itu langsung ke pabrik pembuatan Bakpia Pathok 25 yang berada di Jalan AIP KS Tubun.

IMG_3846 (1280x853)

Lokasi pabrik sedikit masuk gang sehingga relatif sepi dari para pengunjung. Hal ini bisa dimaklumi karena umumnya mereka dibawa oleh para pemandu wisata ke dua toko cabangnya yang ada di jalan yang sama. Apalagi lokasi pabrik ini sendiri sulit untuk dimasuki bus-bus wisata yang berbadan besar. Tapi saya tetep tertarik karena ingin melihat secara langsung aktivitas pembuatan Bakpia Pathok 25.

IMG_3831 (1280x853)

Seperti banyak produsen bakpia pathuk lainnya, Bakpia Pathok 25 pun turut berinovasi memunculkan varian-varian rasa baru bakpia untuk menghindarkan kebosanan konsumen dari rasa bakpia yang begitu-begitu aja. Saat ini mereka memiliki bakpia “biasa” rasa kacang hijau, cokelat, keju, dan nanas yang tahan 10 hari karena isinya kering, kecuali isi kacang hijau yang cuma tahan 4 hari. Satu kotaknya berisi 20 bakpia berukuran kecil. Mereka juga menyediakan kotak bakpia isi campur, yaitu 10 bakpia rasa keju, 5 bakpia cokelat, dan 5 bakpia nanas. Selain bakpia biasa, ada bakpia premium yang lebih mahal, isinya hanya 15 biji, tapi ukurannya gede-gede. Bakpia premium ini menawarkan varian rasa yang lebih menarik, ada rasa cokelat, keju, cappucino, durian, kacang hijau, kumbu hitam, green tea, dan telo ungu.

IMG_3833 (1280x853)

IMG_3836 (1280x855)

IMG_3841 (1280x853)

Selain bakpia yang mereka produksi sendiri, kamu juga bisa membeli oleh-oleh tradisional lain yang mungkin udah jarang kamu liat atau temuin. Ada ting ting kacang, boluprit, kacang Dieng, kacang bawang, keripik pisang, keripik jamur, keripik belut, yangko, wingko, getuk, klanting, wajik, moci, dan masih banyak lagi.

IMG_3838 (1280x852)

IMG_3839 (1280x853)

Bakpia sendiri sebenernya merupakan penganan yang berasal dari negeri Cina dan aslinya hanya berisikan kacang hijau. Sekitar tahun 1948, bakpia mulai diproduksi di kampung Pathuk, Jogja, sehingga kita kenal dengan nama bakpia pathuk sebagai asal daerahnya. Bakpia Pathok 25 sendiri dirintis oleh seorang warga Tionghoa bernama Tan Aris Nio. Angka 25 yang digunakan sebagai merk dagang sejak tahun 1980 ini diambil dari nomor rumahnya. Tampak di pabrik yang saya kunjungi ini puluhan pekerja yang sedang membuat adonan bakpia, memasukkan isi, mencetak, memanggang, serta mengemasnya. Proses produksinya terjamin mutu dan kebersihannya, bahkan mereka pun sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI.

IMG_3852 (1280x852)

IMG_3849 (1280x853)

Saya membeli beberapa kotak bakpia isi kacang hijau dan bakpia isi campur. Sebagai perintis usaha produksi bakpia, rasa Bakpia Pathok 25 emang sangat otentik dan asli. Saya juga mencoba bakpia premium rasa keju yang mereka produksi, kejunya agak basah dan legit banget. Ada sedikit rasa asin tapi masih berimbang dengan rasa manisnya. Selain bakpia, saya mencoba Getuk Marem khas Magelang yang berwarna putih coklat. Teskturnya agak licin, ketika digigit terasa kenyal dan empuk dengan rasa yang ga terlalu manis.

Bakpia Kacang Ijo IDR 35K
Bakpia Isi Campur IDR 35K
Bakpia Premium Keju IDR 50K
Kue Moci Adarasa IDR 35K
Getuk Marem Magelang IDR 35K

 

Bakpia Pathok 25
http://bakpia25.com/
Pabrik Jalan AIP II KS Tubun NG I No. 504, Pathuk, Jogja
Click for Google Maps

Iklan

3 pemikiran pada “Berburu Bakpia Pathok 25 Langsung ke Pabriknya (Jogja)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s