Mampir ke Kopi Kulo (Bandung)

Sore itu, abis nyobain Flip Burger yang baru buka cabang di Bandung di Jalan Riau, Ferdi ngajakin beli kopi di suatu tempat yang bernama Kulo. Seperti biasa, saya sih baru tau ada tempat ngopi ini. Dari ceritanya, Ferdi udah pernah, entah berapa kali, beli kopi ini tapi dengan menggunakan jasa delivery Go Food. Bisa dibilang ini baru kali pertamanya kita semua ke sini.

Walau berada di tengah kota, Kedai Kopi Kulo ini berada di daerah jalan yang kecil dan lalu lintasnya ga terlalu ramai, yaitu Jalan Soka, bersebelahan dengan toko musik Tiga Negeri yang udah terkenal di kalangan pencinta musik. Kesan yang saya dapet, suasananya sungguh sederhana dan seadanya. Hanya ada beberapa kursi yang memiliki meja, sisanya bahkan hanya ada kursi kayu panjang. Namun kesederhanaan ini cukup untuk bersantai, ngobrol bareng teman-teman, dan menikmati udara Bandung yang adem di sore hari.

Dari daftar mentang terfigura dan dipasang di samping jendela kasir, saya bisa melihat menu kopi yang ditawarkan cuma ada enam dan semuanya dingin. Harganya juga cukup masuk akal. Menu kopi favorit, yang katanya enak banget, adalah Avocatto, yaitu espresso yang dipadukan dengan alpukat dan es krim cokelat. Saya pun penasaran kayak apa rasanya. Tapi sayangnya udah abis. Akhirnya kita mesen menu yang lain deh.

Cuma Ferdi dan Nanda aja yang beli, saya mah cuma pengen nyicip aja. Ferdi beli Coffeenade sementara Nanda beli Es Kopi Kulo, semuanya disajikan dengan menggunakan kemasan gelas plastik yang sudah ditutup lapisan plastik di mulutnya sehingga bisa langsung di-take away. Es Kopi Kulo rasanya cukup enak, gulanya pun menggunakan gula kelapa. Tapi Coffeenade yang dicobain Ferdi rasanya aneeeh, mampu membuat dahi mengernyit. Dari deskripsinya sih Coffeenade ini terbuat dari kombinasi espresso, tonic water, dan lemon.

Es Kopi Kulo IDR 15K
Coffeenade IDR 23K

Pas lagi mampir ke warung tenda Sop Kaki Kambing Dudung Roxy di Jalan Biak, Jakarta, sudut mata saya ngeliat cabang Kopi Kulo di jalan yang sama. Saya langsung keingetan pengen nyobain Avocattonya. Pas saya tanya, sambil sedikit deg-degan, apakah Avocattonya masih ada, dijawab masih ada sama sang karyawan. Saya perhatiin, emang cabangnya agak sepi sih. Entah apakah karena udah malem atau emang faktanya hari itu lagi libur Idul Adha. Penyiapan Avocatto ternyata cukup lama karena mesti memblender buah avokadnya terlebih dahulu. Setelah itu, jus avokad dituang ke gelas, ditambahin satu scoop besar es krim cokelat, baru terakhir dituangi espresso. Menurut saya padanan rasanya cukup unik, espresso yang pahit berpadu dengan rasa dari buah avokad yang agak pahit namun sedikit manis. Kalo merasa agak kepahitan, tinggal sendok aja es krim cokelatnya supaya bisa mengimbangi dengan rasa manis yang lebih kuat.

Avocatto IDR 27K

 

Kopi Kulo
Tiga Negeri Music House, Jalan Soka No. 4 Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s