Makan Malam di Nasi Kuning Pungkur (Bandung)

Abis nemenin Nanda survei laptop ke BEC, saya kepikiran buat makan malem di Nasi Kuning Pungkur yang kata Ferdi enak. Lokasinya deket di perempatan Jalan Pungkur dan Jalan Moch. Ramdan di depan sebuah komplek ruko. Ga seperti kebanyakan penjual nasi kuning lainnya, penjual yang satu ini baru membuka lapaknya pada malam hari. Bahkan menurut saya sih agak kemaleman. Kalo kuliner kaki lima pinggir jalan yang lain biasanya buka dari jam 5 sore hari, yang satu ini malah baru buka jam 8an malem. Pede banget ya mereka?

DSCF4064 (1280x853)

Walaupun baru buka jam segitu, dalam waktu sekejap calon pembeli langsung memadati lapak mereka yang sederhana. Kayaknya nasi kuning yang satu ini emang favorit banget. Padahal pilihan lauknya sederhana aja lho, cuma ada jengkol, rendang daging, telur balado, dan ati ampela. Ga ada ayam? Perkedel kentang? Kayaknya sih ga ada ya, atau bisa jadi lagi ga produksi karena waktu lagi Idul Adha.

DSCF4040 (1280x853)

Di sini cuma ada satu meja yang hanya muat ditempati oleh delapan orang di kedua sisi panjangnya. Pengunjung lain yang ga kebagian tempat di meja, dengan santai duduk di lantai emperan ruko yang ada di belakangnya. Selain makan di tempat, rupanya kebanyakan pengunjung membeli nasi kuning untuk dibungkus.

DSCF4047 (1280x853)

Selain nasi kuning, mereka juga menjual batagor dan gorengan. Emang sih, ga nyambung ama nasi kuning. Tapi rupanya pengunjung justru malah kreatif. Ada yang memesan nasi kuning dengan lauk batagor dan ditaburi bumbu kacang. Bahkan ada juga yang cuma minta bumbu kacangnya doang tanpa batagor. Mungkin enak juga sih, tapi aroma nasi kuningnya kemungkinan besar bakal ketilep ama rasa bumbu kacang. Mamah membeli beberapa potong batagor dan pisang molen, eh, ternyata rasanya enak juga.

DSCF4049 (1280x855)

Nasi kuningnya sendiri ga kalah sederhana dengan lapaknya, cuma dikasih suiran telur, tempe orek, dan sambel. Ga ada bihun, ga ada kacang kedele favorit saya yang kriuk-kriuk renyah itu. Tapi rasa nasi kuningnya enak, harum dan sedikit berasa seperti nasi kebuli. Saya pun mencoba lauk telor dan jengkolnya, namun rasanya ternyata biasa aja. Lauk yang menurut saya istimewa, pake banget, adalah rendang dagingnya. Wah, kayaknya itu salah satu rendang daging (ala Sunda tentunya) paling enak yang pernah saya makan. Dagingnya lembuuuut banget. Belom pernah saya makan daging rendang selembut itu. Kalo kamu ke sini juga, kamu wajib deh mencoba rendang dagingnya!

 

Nasi Kuning Pungkur
Jalan Pungkur, Ciateul, Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Satu pemikiran pada “Makan Malam di Nasi Kuning Pungkur (Bandung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s