Makan Sandwich di Mom’s Bakery (Bandung)

Sekalipun Mom’s Bakery udah 13 tahun lebih ada di Bandung, ini baru kali yang kedua lho saya sempet mampir lagi ke sini. Kapan saya pertama kali ke sini pun udah ga inget saking udah lamanya. Maklum, sekarang kan domisili saya di Jakarta sehingga ga bisa tiap hari jajan di Bandung. Lagian kalopun bisa, jajan tiap hari juga bisa tekor. Terus, saya juga keliling ke tempat-tempat lain yang pengen saya review kan. Lagipula, makan roti atau kue jarang masuk di agenda makan berat saya. Tapi akhirnya saya kembali lagi ke sini, seperti biasa bareng si Nanda yang mana saya jadi sopir antar jemputnya di hari Sabtu itu.

DSCF2641 (1280x853)

DSCF2648 (1280x849)

Mom’s Bakery buka setiap hari dari jam 7 pagi sampe 7 malem sehingga cocok buat tempat sarapan atau makan siang. Hari itu kita dateng jam 2 siang dan beruntung masih bisa memperoleh menu yang kita mau, ga ada yang abis. Beruntung banget soalnya kata orang-orang sih kalo dateng jam 2 aja bisa jadi udah banyak kue atau bahkan sandwichnya yang abis. Tapi waktu itu sepertinya pengunjungnya lagi ga terlalu rame, ga perlu sampe antre dan menunggu pesenan dateng terlalu lama. Suasananya mirip kayak cafe-cafe di Paris, walaupun saya sendiri belom pernah ke Paris.

DSCF2643 (1280x854)

DSCF2645 (1280x854)

DSCF2647 (1280x853)

Mom’s Bakery udah lama dikenal sebagai penyuplai kue-kue dan roti yang sehat buatan mereka sendiri. Bahkan dokter-dokter aja sering merekomendasikan roti mereka untuk diet sehat. Semangat mereka terlihat dari slogan “For a healthier life” yang terpampang di bawah plang nama mereka yang terlihat dari tepi Jalan Progo. Di dalem ruangan ada kutipan dari Mahatma Gandhi, “It is health that is real wealth and pieces of gold and silver”. Roti yang mereka gunakan ada dua macem, whole grain wheat (gandum) dan multi grain (macem-macem biji-bijian). Bahan-bahannya pun sebagian besar organik.

DSCF2637 (1280x855)

DSCF2638 (853x1280)

DSCF2646 (1280x396)

Tapi tujuan utama kita ke sini bukan mau ngeborong bermacem-macem kue yang dipajang di lemari kaca mereka melainkan mengincar sandwichnya yang kata Nanda enak banget. Saya penasaran juga karena waktu dulu ke sini saya ga makan sandwichnya. Untuk memesan sandwich, kamu bisa memilih dari yang tertulis di papan tulis atau bisa juga berkreasi dengan kombinasi kamu sendiri dengan mencentang pilihan-pilihan yang ada di secarik kertas yang tersedia. Mau pake roti apaan (banyak banget pilihan rotinya sampe bingung bin ga ngerti), mau dagingnya apa, sayurannya apa, dan dressingnya apa. Dan agar sejalan dengan slogan tadi, mereka mengganti mentega dengan minyak zaitun dan mengganti gula dengan madu. Selesai memilih, tinggal kasihin deh kertasnya ke mas-mas atau mbak-mbak pramuniaga.

DSCF2651 (1280x855)

Sambil menunggu sandwichnya jadi, kita makan salah satu kue yang ada di lemari kaca. Saya sebenernya pengen nyobain red velvet, tapi Nanda maunya Cinnamon Roll with Cheese. Karena saya ga mau beli dua kue, saya jadinya ngalah aja deh. Ga segitu pengennya kok sama red velvet. Cinnamon rollnya punya tekstur yang empuk dan harum. Tapi walaupun begitu, rasa kayu manisnya ga terlalu kuat sehingga saya cukup suka. Di atasnya juga ada icing keju yang juga ga terlalu asin sehingga bisa berpadu dengan apik dengan rasa cinnamon roll tadi.

DSCF2655 (1280x853)

Buat minumnya, Nanda milih Ice Choco Hazelnut. Udah kuenya Nanda yang milih, minumnya Nanda yang milih, bahkan sandwichnya pun sebenernya Nanda juga yang milih. Saya mah kebagian ngeluarin duitnya doang, kekekek. Sandwich di Mom’s Bakery emang terkenal enaknya, tapi juga ga murah. Makan siang kita hari itu menghabiskan lebih dari seratus ribu rupiah, untuk satu kue, satu sandwich, dan satu minuman. Mayan mahal juga kan?

DSCF2662 (1280x854)

Setelah sekitar 10 menitan menunggu, sandwich kita dateng. Nanda milih rotinya pake ciabatta yang menurut saya emang enak karena teksturnya renyah apalagi setelah dipanggang. Dressingnya maksimal boleh milih dua macem, Nanda milih olive cheese cair dan honey mustard, dan mesti kita tuang sendiri ke lapisan di dalem sandwichnya. Sayurannya ada banyak banget isinya tapi menurut saya kurang berimbang dengan roast beefnya yang tipis. Kalopun merasa kurang, kamu bisa juga mendobel isian daging, bahkan bisa milih dua atau lebih isian “daging” yang berbeda, tentunya harganya juga nambah.

Roast Beef Sandwich IDR 57.5
Cinnamon Roll with Cheese IDR 17.5K
Ice Choco Hazelnut IDR 33K

 

Mom’s Bakery
Jalan Progo No. 18, Citarum, Bandung
Click for Google Maps

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s