Bercengkrama dengan Burung-Burung di Bird & Bromelia Pavilion

Saya akan selalu mengingat perjalanan saya ke Bird & Bromelia Pavilion sebagai suatu perjalanan yang menyenangkan. Perjalanan hari itu dimulai dari sebuah obrolan di grup Whatsapp Himalewaho yang berisi temen-temen SMA saya. Kita mau merencanakan acara halal bihalal puasa. Sapu (iya, itu nama panggilan temen saya, Riza Saputra) ngasih usul buat jalan-jalan ke Dusun Bambu, sementara Udith ngasih usul ke Bird & Bromelia Pavilion. Nah, tempat yang terakhir itu justru menarik perhatian saya karena baru denger. Usut punya usut, ternyata lokasinya ada di Dago Giri. Dan kalo liat dari reviewnya yang waktu itu masih belom banyak, kayaknya sih tempat ini oke juga buat dikunjungi.

DSCF1238 (1280x854)

Bird & Bromelia Pavilion ini berada di dalam komplek perumahan elit Pramestha Resort Town. Pokoknya kamu susuri aja terus Jalan Dago Giri sampe ngelewatin Lawangwangi. Nanti sekitar 1 kilometer ke atas ada jalan berbelok ke sebelah kanan. Nah, masuk aja terus ke jalan itu nanti kamu bakal menemukan gerbangnya yang sederhana dan area parkir yang bahkan seadanya. Gampangnya sih, kamu tinggal ikutin aja petunjuk arah dari Google Maps.

DSCF1249 (1280x855)

Pas saya dateng jam setengah 10 pagi, ternyata mereka masih bersiap-siap untuk buka. Padahal di Google Maps tertulis jadwal mereka buka dari jam 9 pagi sampe jam 5 sore. Apa karena masih hawa-hawa Lebaran sehingga mereka ga bisa buka tepat waktu? Apalagi waktu saya dateng itu hari Jumat sehingga saya khawatir waktunya mepet mau shalat Jumat. Walau sedikit kesel sama ketidakprofesionalan mereka, saya masih sempet foto-foto narsis di deket loket mereka.

DSCF1266 (1280x853)

Tepat jam 10 akhirnya mereka buka, kita membeli tiket dan diberi gelang yang mesti dipasang di pergelangan tangan. Tapi jam 10 pun ternyata masih belum bisa dikatakan 100% buka karena beberapa burung masih berada di dalam sangkar. Saya dan Nanda menemukan satu-satunya hewan yang paling ga nyambung dengan tema taman bermainnya, kelinci. Pintu menuju area kandang kelinci bisa dibuka oleh pengunjung sehingga kita bisa masuk dengan bebas. Mungkin karena cuacanya dingin, mereka saling bergumul satu sama lain supaya bisa saling berbagi kehangatan tubuh.

DSCF1271 (855x1280)

Burung Hantu yang satu ini bak berada di dalam lukisan karena di sekelilingnya terdapat sebuah bingkai yang terbuat dari potongan-potongan papan kayu. Bird & Bromelia Pavilion sangat cocok jadi sarana pembelajaran buat anak-anak karena memiliki papan informasi yang lengkap dengan desain yang anak-anak banget. Dengan membaca papan informasi, saya bisa tau bahwa burung hantu bisa memutarkan kepalanya 270 derajat dan diberkahi dengan mata yang berbentuk tabung, bukan bulat, dengan penglihatan yang tajam layaknya pahlawan super. Eh tapi liat deh, burung hantu ini kayak lagi pake topeng hitam ya di matanya.

DSCF1294 (1280x853)

Di area yang di sekelilingnya dilingkupi oleh jaring-jaring bermata kecil, kita menemukan banyak burung-burung parkit berwarna-warni yang jinak banget. Mereka ga takut untuk menyapa pengunjung, mungkin lebih karena mengira akan mendapatkan makanan. Tapi sayang, kita beli makanan buat mereka, yang belakangan saya baru tau kalo dijual di loket tiket seharga 5 ribu rupiah. Ah, kenapa petugasnya ga nawarin yah? Pas ada pengunjung lain yang masuk dan membawa makanan. Para burung parkit pun beralih ke mereka. Dasar oportunis. Burung parkit sendiri merupakan binatang asli Australia yang menyukai biji-bijian, buah pir, pisang, melon, dan apel. Konon burung parkit ini setia banget lho sama pasangannya!

DSCF1300 (1280x853)

DSCF1305 (1280x854)

Dari kandang parkit, kita ke memasuki area unggas darat. Di sini ada ayam kalkun, yang merupakan hewan ternak populer di Amerika Serikat. Biasanya dijadiin hidangan Thanksgiving kan? Lalu ada ayam mutiara, unggas yang ga seperti kalkun, mereka bisa terbang walaupun ga tinggi. Kenapa ya? Apa mereka gampang lelah? Di area ini juga harusnya ada merak, tapi sayang waktu itu ga keliatan. Mungkin masih bobo di kasurnya.

DSCF1310 (1280x853)

DSCF1315 (1280x853)

Di area unggas air, ada angsa, itik, entog, dan bebek. Tidak seperti angsa yang berleher panjang dan berbulu putih, bebek memiliki leher yang pendek dengan warna bulu yang coklat keruh. Jika perbedaan angsa dan bebek cukup jelas, tidak demikian halnya dengan bebek, itik, dan entog. Masih banyak orang yang cukup bingung dengan perbedaan di antara ketiganya. Dari foto mereka di papan informasi yang tersedia, pengunjung dapat langsung melihat perbedaaannya.

DSCF1387 (1280x853)

DSCF1393 (1280x855)

Nah, hampir lupa. Selain burung-burung, di sini juga ada taman bromelia, tanaman hias yang berasal dari Amerika. Kamu bakal bisa mengenali jenisnya dari dedaunannya yang didominasi warna ungu atau bahkan kadang hingga berwarna merah tua. Di salah satu sudut taman yang memang dikhususkan sebagai display bagi tanaman ini, bromelia ditata sedemikian rupa sehingga membentuk ekor merak jantan. Fakta unik buat kamu nih, ada salah satu tanaman dari famili Bromeliaceae yang sering kita makan, yaitu buah nanas.

DSCF1325 (1280x855)

DSCF1354 (1280x852)

DSCF1373 (1280x854)

Pas kita balik lagi ke daerah depan, ternyata udah banyak burung-burung yang termasuk dalam keluarga burung beo atau dalam klasifikasi biologinya, ordo Psittaciformes. Ada Blue and Yellow Macaw dan Scarlet Macaw yang cukup jinak dengan pengunjung. Burung-burung yang warna bulunya indah karena berwarna-warni dan sangat kontras ini berasal dari Amerika Selatan. Makanya kamu sering liat burung-burung ini jadi temennya bajak laut Karibia baik di dalam film maupun video game.

DSCF1383 (1280x855)

DSCF1385 (1280x855)

Masih dari keluarga burung beo, Sun Conure dan Double Yellow Headed Amazon yang warna bulunya didominasi warna kuning terang dan hijau rerumputan. Burung-burungnya jinak dan bahkan mau dielus. Tapi saya agak kasian juga demi melihat ada beberapa burung yang tampaknya ingin melepaskan rantai kecil yang mengikat kaki mereka ke batang pohon tempat mereka bertengger.

DSCF1399 (850x1280)

Kalo burung-burung beo masih aman untuk kita ajak bercanda dan kita tenggerkan di tangan, tidak demikian halnya dengan burung hantu kuning di atas. Mungkin karena burung ini tergolong predator yang memakan daging, agak ga aman buat pengunjung untuk menenggerkannya di tangan telanjang. Oleh karena itu mereka menyediakan sarung tangan kulit yang cukup tebal.

DSCF1411 (1280x855)

DSCF1417 (1280x856)

Tujuan terakhir kita sebelum keluar adalah sebuah sarang burung berbentuk tabung raksasa yang disebut aviari sehingga burung-burung di sini dapat beterbangan dengan bebas, ga kayak burung beo tadi, di habitat yang mirip dengan tempat tinggal asli mereka di alam. Di dalam aviari ini ada puluhan jenis burung, mulai dari kuntul putih, gagang bayam timur, mandar besar, poksay hitam, kutilang, kepodang, dan beberapa jenis burung nuri. Agar bisa melihat ke segala arah, di tengah aviari ada pelataran pengamatan yang bisa dinaiki pengunjung.

DSCF1432 (1280x853)

DSCF1436 (823x1280)

Tidak terasa, perjalanan saya dan Nanda di sini udah mau berakhir. Saya ga menyangka ternyata ukuran taman burungnya ga terlalu gede sehingga dalam waktu sejam aja kita udah hampir menjelajahi semuanya. Namun saya merasa perjalanan saya sangat menyenangkan, apalagi tadi bisa bercengkrama dengan burung parkit dan burung beo. Perasaan senang kayak gitu tentunya mesti dibarengi dengan membeli kenang-kenangan semisal boneka burung yang dijual di souvenir shop sebelum pintu keluar. Saya sendiri membeli oleh-oleh pulpen dengan ukiran burung hantu untuk Fay. Nah, kalo laper abis berkeliling, di sini juga ada dua tempat makan kekinian, Buffy dan Day & Nite Eatery and Grocery.

Jam Buka
Setiap Hari 09.00-17.00

Tiket Masuk
Senin-Jumat IDR 35K
Sabtu-Minggu IDR 50K

 

Bird & Bromelia Pavilion
Jalan Akaza Utama No. 9, Komplek Pramestha Resort Town, Lembang
Click for Google Maps

Iklan

2 pemikiran pada “Bercengkrama dengan Burung-Burung di Bird & Bromelia Pavilion

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s