Makan Ala Pepper Lunch di Wakacao (Bandung)

Setelah sekian lama cuma bisa ngedenger namanya, akhirnya saya dan kedua adik saya berkesempatan mencoba Wakacao, atau mungkin lebih sering dikenal orang dengan deskripsi “Pepper Lunch Versi Murmer” karena emang harganya jauuuuh lebih murah. Saya yang udah pernah mencoba Pepper Lunch emang mesti mengakui harganya yang nauzubillah ga masuk akal. Malahan harga beberapa menunya nyerempet tarif makan unlimited di Hanamasa. Tapi Wakacao sendiri menjual produknya dengan tagline “Indonesian Beef Pepper Rice.”

DSCF1535 (1280x855)

Namun, kalo di Bandung Wakacao ini baru mulai berjualan sore hari di pelataran parkir dan ruangan pas-pasan di dalem Sari Sari. Ga mengherankan karena menurut pegawai Wakacao yang saya tanya, pemilik Wakacao adalah anak dari pemilik Sari Sari. Hebat juga ya, dua-duanya sama-sama sukses. Tapi kalo Sari Sari cuma ada di Bandung, Wakacao udah merambah ke mana-mana, ke Jakarta, Tangerang, bahkan sampe ke Jogja dan Gresik juga. Saran saya, jangan dateng agak malem karena mereka sering rame didatangi pelanggan. Dateng aja pas jam-jam baru buka semisal jam setengah 6 gitu.

DSCF1532 (854x1280)

Jadi, karena kabarnya ada promo buy 1 get 1 dengan hanya menunjukkan tiket nonton Spiderman Homecoming, ini kesempatan yang pas banget buat ke sana karena saya emang ada rencana nonton Spiderman bareng temen-temen di Jakarta. Promonya unik juga sih, soalnya apa hubungannya Spiderman ama Wakacao? Kesannya kayak endorse gratisan. Balik ke menu Wakacao, selain berbagai varian beef pepper rice, mereka juga punya beef salmon rice juga. Bumbunya bisa milih antara pake bumbu rendang, kari, sambel kecap, sambel matah, atau mau yang polos-polos aja alias original. Toppingnya ada tambahan telur (aslinya udah ada telurnya kok), tambahan daging, sosis sapi, jamur, mozzarella, atau tambahan daging. Kita semua pesen topping tambahan mozzarella.

DSCF1546 (1280x854)

Nanda beli beef pepper rice dengan bumbu kari, bumbu karinya dituang di atas nasi dan ditaburin jagung manis, bubuk lada hitam segar, dan cacahan keju mozzarella. Di sekelilingnya ada telur, jamur kancing, bawang bombay, dan tentu ada si daging sapi yang konon diimpor dari Australia. Mungkin karena mengejar kualitas daging sapi itu sehingga jumlah dagingnya ga terlalu banyak, padahal porsi nasinya cukup gede. Karena pas dateng si daging ini belum sepenuhnya matang, jangan lupa untuk membalik-baliknya pada wadah hot plate agar matang lebih merata.

DSCF1550 (1280x855)

Pesenan saya sendiri semuanya persis sama, kecuali bagian bumbunya karena saya milih bumbu rendang. Kira-kira kayak apa rasanya? Yang pasti lebih oke daripada beef pepper rice original yang dipesen Ferdi, ga ada bumbu apa-apa selain bubuk lada hitam.

DSCF1559 (1280x853)

DSCF1557 (1280x853)

Cara makan beef pepper rice di Wakacao adalah dengan cara mengaduk-aduknya sampe semua komponennya tercampur dengan kacau, kayak lagi makan bibimbap. Penampilan yang tadinya cantik, jadi…. wah, kacau balau. Tapi jangan tertipu ama penampilannya, rasanya oke banget loh. Bumbu rendangnya lebih berasa dibandingkan bumbu kari. Supaya bumbunya lebih berasa lagi, kamu bisa nambahin saus madu, saus garlic, atau cabe bubuk yang ada di meja. Karena adanya mozzarella, antarnasi jadi ada kayak benang-benang lengketnya gitu, kayak di pizza.

Oh, hampir lupa, setiap porsi nasi dikasih segelas kecil kerupuk emping yang menurut adik-adik saya agak kurang nyambung. Mungkin maksudnya biar Indonesia banget tapi saya terpaksa mesti setuju karena rasa emping yang cukup kuat mampu menutupi rasa bumbu rendang dan apalagi bumbu kari. Mungkin mereka bisa memberikan alternatif lain kayak keripik kentang yang cuma dikasih bumbu garam sehingga bisa menguatkan rasa bumbu apapun yang diberikan.

Beef Pepper Rice Bumbu Kari IDR 35K
Beef Pepper Rice Bumbu Rendang IDR 35K
Beef Pepper Rice Original IDR 32K

 

Wakacao
https://www.instagram.com/wakacao
Jalan Sultan Tirtayasa No. 17, Citarum, Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s