Having Fun di Amazing Art World (Bandung)

Ngomongin objek wisata di Bandung emang ga ada habisnya. Ada aja yang baru dan semuanya seru-seru. Di utara Bandung, di jalan raya menuju Lembang ada lagi nih objek wisata yang baru. Eh, ya ga baru-baru amat sih, tapi emang sayanya aja yang baru ke sana. Namanya Amazing Art World. Konsep berfoto dengan latar yang seakan-akan nyata sebenernya bukanlah konsep yang baru. Bahkan rasanya Bandung bisa dibilang ketinggalan karena objek wisata yang serupa udah ada terlebih dahulu di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. Tapi Amazing Art World yang berada di Bandung ini diklaim sebagai yang terbesar di dunia. Benerkah?

DSCF1570 (1280x854)

Saya dan Nanda berusaha dateng pagi-pagi ke sini karena ga mau bersaing dengan pengunjung-pengunjung lainnya. Untuk menuju ke sini, kamu bisa naik angkot Stasiun Hall-Lembang karena posisinya berada persis di tepi jalan raya. Kalopun membawa mobil, ga usah khawatir dengan biaya parkirnya karena… gratis! Kamu ga usah khawatir mikirin biayanya pas lagi asik masyuk berfoto. Kebetulan mereka juga lagi memberikan promo diskon 45% sehingga tarif masuknya jadi jauh lebih terjangkau. Jadi, pantau terus Instagram mereka dan liat-liat apakah lagi ada diskon atau ngga. Udah gitu, tarifnya pun berbeda antara weekday dan weekend. Tarifnya pun masih dibedakan lagi untuk pengunjung umum dan pelajar, jangan lupa menunjukkan bukti identitas. Anak-anak di bawah 4 tahun gratis tarif masuk.

DSCF1566 (1280x856)

Sebelum bisa berfoto, kita diwajibkan melepas alas kaki dan menitipkannya di tempat yang tersedia. Jadi nanti selama di sini kita mesti nyeker ria. Siapkan energi kamu karena mereka punya banyak delapan area dengan suasana yang berbeda-beda, mulai dari Aqua Zone hingga Fatasy Zone, semuanya didesain untuk membangkitkan imajinasi para pengunjung dalam berfoto semenarik mungkin. Sebelum ke sana, ada baiknya kamu mempersiapkan beberapa hal berikut,

  1. Datengnya pagi-pagi biar ga bersaing atau ngantre terlalu lama karena yang dateng udah rame. Lagipula, jalan raya ke arah Lembang bakalan makin macet kalo udah siang. Pokoknya mendingan dateng pagi deh!
  2. Karena bakalan ngelepas alas sepatu, mungkin enaknya dateng ke sini pake sendal aja
  3. Persiapkan batere kamera yang akan dipake, jangan lupa dicas dulu. Kalo bisa, bawa batere cadangan karena spot fotonya ada banyak banget.
  4. Kalo kamu pake kamera hape, jangan lupa hapenya dicas dulu, atau sekalian bawa powerbank
  5. Black Art Zone menggunakan cahaya lampu ultraviolet yang akan membuat beberapa jenis bahan kain berwarna putih akan berpendar. So, ada baiknya kamu pake baju berwarna putih.
  6. Sebaiknya dateng ke sini berdua karena, ya karena siapa lagi yang bakal motoin kamu? Mau pake tongsis? Duh, ga akan maksimal karena area fotonya terlalu luas dan sudut fotonya jadi ga pas.
  7. Jangan lupa cek promo-promo yang mereka infoin di Instagram mereka
  8. Walau buka sampe jam 9 malem, penjualan tiket berakhir jam 8. Hmm, saya yakin kamu ga akan mau juga kan cuma sejam di sini? Normalnya sih kamu bakalan berada di sini minimal dua jam.
  9. Persiapkan tenaga dan stamina serta mental ga tau malu kamu
  10. Perhatikan peraturan yang terpampang di atas loket

 

Aqua Zone

DSCF1591 (1280x855)

DSCF1617 (1280x854)

DSCF1620 (1280x853)

Belum apa-apa, pengunjung langsung dibawa memasuki kedalaman laut dan disapa oleh seekor ikan duyung cantik bersama temannya, seekor anjing laut yang lucu. Di sini kita bisa berfoto bareng lumba-lumba, ikan-ikan kecil berwarna-warni, ikan paus, dan bahkan bareng ikan hiu tanpa rasa takut. Ya, tapi mendingan pura-pura takut aja deh biar keliatan bagus di foto, hehehe. Di lantai biasanya ada tanda posisi berdiri untuk mengambil foto dengan sudut foto yang pas. Oke, oke, jangan terlalu keasikan bikin 10 pose di satu lokasi. Orang-orang udah pada ngantre tuuuh.

 

Dinosaurs Zone

DSCF1643 (1280x854)

DSCF1634 (1280x855)

DSCF1639 (1280x856)

IMG_20170716_102602 (1280x854)

Dari kedalaman laut, kita dibawa mundur ke masa prasejarah di mana dinosaurus masih meraja di muka bumi. Nanda pura-pura kepanasan disembur api, saya pura-pura lagi nyeruduk kepala si botak pachycephalosaurus. Agak nyasar di zona dinosaurus, ada si raksasa dari kisah Jack dan Pohon Kacang. Terus ada juga ruangan ilusi optis yang bisa ngebuat pengunjung menjadi raksasa atau menjadi kerdil. Kayaknya lucu juga tuh kalo dibikin video terus kita tukeran sudut, yang satu mengecil, yang satu membesar.

 

Animal Zone

DSCF1648 (1280x853)

DSCF1646 (1280x853)

DSCF1672 (1280x854)

DSCF1660 (1280x854)

DSCF1666 (855x1280)

DSCF1656 (1280x853)

Di Animal Zone, kita bisa berfoto dengan berbagai hewan dan bertingkah sok kenal sok deket layaknya kita udah sobatan sejak lama. Ada komodo yang saya ajak ngakak bareng, diajakin mandi pagi (lagi) ama seekor gajah cilik, atau menghadapi don kingkong yang kelaperan. Sementara Nanda malah sibuk berusaha kabur dari kejaran singa-singa yang lepas dari kandang dan seekor harimau. Untungnya ada orang utan yang baik hati dan mau menolong. Di tengah hutan, Nanda malah dikecengin sama oom Tarzan yang baru putus ama Jane.

 

Rome-Italy Zone

DSCF1702 (1280x854)

DSCF1682 (1280x854)

DSCF1687 (1280x853)

DSCF1706 (1280x854)

DSCF1716 (1280x853)

DSCF1724 (1280x854)

DSCF1720 (1280x853)

Di area Roma-Italia, imajinasi kita makin menggila lagi. Nanda ngebantu seorang pencuri cantik mencuri lukisan mahal di museum, bergaya bersama Napoleon, dan ikutan lomba balap kereta di Colosseum. Saya malah sempet mau dinobatin jadi raja, membantu memadamkan kebakaran, meniru lukisan Monalisa, dan bersampan di kanal kota Venesia. Doakan kami supaya kapan-kapan bisa berfoto beneran di Italia ya, hehehe.

 

Daily Zone

DSCF1730 (1280x856)

DSCF1731 (1280x853)

DSCF1737 (1280x853)

DSCF1744 (1280x855)

Tenang, masih spot fotonya masih banyaaaak. Kita bisa berpura-pura ketangkep sama raksasa bermata satu dan dimasukin ke dalem botol, berkhayal disuntik sama suster cantik yang mirip Angelina Jolie, kekenyangan abis makan apel raksasa, atau mau dimakan sama mbak vampirella. Tentunya selain keempat foto di atas, masih banyak latar-latar lainnya yang memacu kreativitas dan imajinasi. Pokoknya sebisa mungkin ga boleh sama ama pengunjung lainnya. The possibility is endless!

 

Horror Zone

DSCF1768 (853x1280)

Sebelum memasuki Horror Zone, kita akan melewati ruangan multimedia, di mana lukisan-lukisan terkenal dibuat jadi animasi dan ditampilkan dengan beberapa display TV layar datar. Di Horror Zone sendiri, ruangannya sangat minim penerangan, jadinya agak sulit untuk memotret. Mungkin bagusnya bawa tripod atau monopod supaya hasil fotonya ga blur karena shutter speed kamera yang melambat.

 

Main Hall

DSCF1774 (853x1280)

DSCF1776 (853x1280)

DSCF1779 (853x1280)

Dari Horror Zone, kita akan disambut dengan aula super gede dengan berbagai lukisan tiga dimensi yang ukurannya juga gede banget. Ada lukisan permadani terbang, reruntuhan Abu Simbel, jembatan kayu di depan air terjun, kuil kuno, dan hutan hujan tropis lengkap dengan harimaunya. Lukisannya keren-keren semua. Katanya sih lukisan-lukisan di Amazing Art World dibuat oleh 5 pelukis dari Korea Selatan dan 10 pelukis lokal yang diambil dari Jalan Braga lho. Kamu bisa ngebedain ga mana yang hasil lukisan pelukis Korea dan mana yang hasil pelukis Bandung?

 

Black Art Zone

DSCF1791 (1280x853)

Nah, lagi-lagi di area ini penerangannya agak minim, tapi emang ada tujuannya karena lukisan-lukisan yang dibuat di sini dibubuhi dengan cat khusus yang dapat berpendar di bawah cahaya ultraviolet. Kalo kamu pake baju putih dengan bahan tertentu, baju kamu juga bakal berpendar di sini. Foto-fotonya berasa kayak lagi di Pandora, dunia yang ada di film Avatar.

 

Fantasy Zone

DSCF1813 (1280x855)

DSCF1823 (1280x855)

DSCF1848 (1280x855)

DSCF1854 (1280x853)

DSCF1856 (853x1280)

DSCF1841 (1280x854)

Area terakhir disebut fantasy zone, sebenernya nyaris ga terlalu berbeda dengan Daily Zone tadi, tapi who cares, suka-suka mereka deh yang ngasih nama. Salah satu ilusi favorit saya ada di sini, di mana pengunjung bisa berpura-pura duduk di atas kursi dan menciut. Sebenernya sih konsepnya mirip kayak ilusi ruangan yang tadi ada di Dinosaurs Zone, saya berdiri lebih deket ke kamera, sementara si Nanda yang duduk di “kursi raksasa” berada lebih jauh. Kaki kursi sebenernya berada di depan saya, terpisah dengan alas kursi, tinggal dipas-pasin aja motretnya. Kebayang kan? Terus ada juga moving illusion, di mana perspektif objek tersebut akan seolah-olah selalu mengikuti arah pandangan kita walaupun kita bergerak ke kiri dan ke kanan. Biar lebih jelas, liat aja di video ini.

DSCF1866 (853x1280)

Abis dari Fantasy Zone, berakhir lah perjalanan kita di Amazing Art World. Buat yang laper, mereke menyediakan restoran di lantai yang sama. Makanannya dijual dalam kisaran harga 30 hingga 60 ribu rupiah, sementara minumannya di kisaran harga 10 hingga 25 ribu rupiah. Di deket restoran ada toko oleh-oleh yang menjual berbagai souvenir dengan merk Amazing Art World kayak kaos, gantungan kunci, pin, dan sendal buat kenang-kenangan kamu. Ah, tapi rasanya kenang-kenangan yang paling berharga ya semua foto-foto tadi deh.

DSCF1869 (1280x854)

Sebenernya di samping pelataran parkir ada restoran Alas Daun dan food court Pick & Eat yang menawarkan berbagai pilihan makanan. Hmm, kayaknya bisa juga mampir ke sini dan ikut makan walaupun ga ke Amazing Art World. Apalagi kan, parkirnya gratis? Hehehe…

Jam Buka
Setiap Hari 09.00-21.00

Tiket Masuk (Tarif Promo)
Weekday
Umum IDR 75K
Pelajar IDR 60K
Weekend
Umum IDR 95K
Pelajar IDR 80K

 

Amazing Art World
https://www.instagram.com/amazingartworld.bandung
Jalan Setiabudhi No. 293, Ledeng, Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s