Menuntaskan Ngidam Martabak HAR di Mie Celor Palembang Haji Abdoel Razak (Jakarta)

Udah berapa bulan sejak saya awalnya merasa ngidam sama makanan Palembang. Saya suka pempek walaupun ga pake banget. Tapi kalo nyebut makanan khas Palembang lain kayak martabak HAR, es kacang merah, ama mie celor, wih saya demen banget tuh. Walau saya bukan orang Palembang, saya orang Minang tulen walau ga pinter bahasa Minang, mungkin penyebabnya adalah mamah saya dilahirkan di Palembang. Kok, bisa? Ya, karena waktu itu kebetulan ortunya alias kakek dan nenek saya lagi merantau lagi merantau ke Palembang. Jadilah mamah saya pun secara tempat asal kelahiran bisa dibilang orang Palembang. Beberapa tahun lalu pun, sayangnya pas saya belom bikin blog ini sehingga ga ada postingannya, saya sekeluarga pernah mudik ke Palembang. Kebetulan juga di sana ada sedikit sanak saudara yang bermukim.

DSCF8621 (1280x854)

Sayangnya, sepertinya ga ada cabang resmi dari martabak HAR di Jakarta. Malah mungkin cabangnya ya emang cuma ada di Palembang. Duh, tapi kan saya pengen, gimana dong? Akhirnya setelah saya coba Googling, saya nemuin beberapa lokasi yang menjual martabak jenis ini. Satu ada di Jalan Gajah Mada, satu lagi di daerah Kebayoran Baru, dan yang akhirnya saya sambangin ini, adanya di Jalan Biak daerah Roxy. Lokasinya ternyata dekeeeet banget sama LG Service Center yang pernah saya datengin beberapa kali karena hape saya rusak. Namanya, Mie Celor Palembang Haji Abdoel Razak.

DSCF8613 (1280x854)

Tempatnya bisa dibilang ramai, pelanggan terus berdatangan, menempati meja yang disediain di dalam dan di luar ruangan. Saya memilih duduk di dalem, bukan karena ada AC-nya, tapi karena saya butuh penerangannya yang lebih baik. Lagipula, AC-nya ga terlalu berasa karena pintunya selalu kebuka. Mubazir. Dekorasi ruangan serba kuning, mulai dari cat dinding, warna taplak meja, hingga ke seragam karyawannya yang cowok semua, namun untung ada aksen warna biru pada kursi-kursinya.

DSCF8612 (851x1280)

Lembar menunya sederhana cuma satu lembar, bahkan halaman belakangnya kosong, dengan hanya enam menu saja. Dua menu martabak, dua menu yang bahan utamanya roti cane, nasi kebuli, serta mie celor. Tanpa perlu berpikir panjang lebar tebal tinggi, karena kan udah tau pengen makan apa sejak jauh-jauh hari, saya pun memesan seporsi martabak kari dan mie celor. Daaan, ga perlu menunggu waktu lama, pesenan saya dateng. Tepuk tangan dulu!

DSCF8615 (1280x855)

DSCF8618 (1280x855)

DSCF8619 (1280x855)

Martabak kari Palembang, alias martabak HAR, disajikan dengan kecap asin dengan irisan cabe dan semangkok kuah kari yang berisi kentang dan sedikit daging, kayaknya sih daging sapi. Martabaknya sendiri menggunakan adonan yang sama dengan roti cane dan roti prata, tapi diisi dengan hanya telor bebek, sehingga rasanya cenderung gurih hambar. Mungkin bakal banyak yang ga suka, tapi ya ini emang udah jadi ciri khasnya, berbeda dengan martabak telor lainnya yang dicampur dengan cacahan daging dan daun bawang. Porsinya sendiri sebenernya bisa buat dua atau tiga orang, tapi karena saya lagi laper, ternyata saya bisa abisin sendirian, hahaha. Ups… Kecap asin dan cabe rawit hijaunya bisa menambah sedikit rasa asin dan pedes saat menikmati martabak ini.

DSCF8617 (1280x853)

Mie celor yang saya idamkan juga penampilannya ga kalah menggiurkan. Telur ayam rebus yang dipotong pipih menjadi empat bagian dijajarkan di salah satu sisi piring yang pipih dan lebar. Walaupun judulnya mie celor, proporsi mie kenyal dan toge segar sebenernya cukup seimbang. Hanya saja, toge keliatan lebih dominan karena ditabur di atas mie. Kuahnya yang berwarna kuning krem cukup kental dan creamy. Rasa udang pada kuah yang menjadi ciri khas mie celor juga terasa pas. Pada saat memakan, jangan lupa mengaduk kuah karena di dasarnya ada kecap manis dan asinnya. Kalo pengen agak pedes, ada sambel ijo yang kalo ditambahkan pada kuahnya ga menyebabkan perubahan rasa.

Martabak Kari Palembang IDR 40K
Mie Celor Palembang IDR 30K

 

Mie Celor Palembang Haji Abdoel Razak
Jalan Biak No. 29, Cideng, Jakarta Pusat
Click for Google Maps

Iklan

2 pemikiran pada “Menuntaskan Ngidam Martabak HAR di Mie Celor Palembang Haji Abdoel Razak (Jakarta)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s