Makan ala Eropa di Le Marly 10 (Bandung)

Dulu saya pernah dateng ke Le Marly 10 ini, waktu di belakang namanya belum ada angka “10”nya. Walau cuma sekali saya ke sini, tapi ternyata cukup berkesan karena seinget saya makanannya enak-enak. Akhirnya saya memasukkan rumah makan yang satu ini ke dalam daftar kuliner yang mesti saya kunjungin dan saya buat review-nya. Akhirnya setelah lama mengendap di daftar tersebut, suatu malam saya ke sana juga abis ngejemput si Nanda pulang les di Inten Jalan Aceh.

DSCF7475 (1280x854)

Satu hal yang membuat heran adalah, Le Marly ini sepi lho. Padahal lokasinya strategis banget tuh, di seberang Masjid Istiqomah yang jelas-jelas lokasinya ga terlampua jauh dari daerah ramai Jalan Riau. Mungkin karena kalah pamor sama Karnivor dan Nanny’s Pavillon yang berada ga jauh dari situ. Padahalnya lagi, di sini tempatnya luas, dengan penerangan yang semi romantis, bahkan dekorasinya pun menurut saya oke. Dan yang terpenting, makanannya juga enak lho. Tapi sabar, nanti kita bakal sampe ke pembahasannya kok.

DSCF7465 (2560x1706)

Le Marly 10 menawarkan berbagai menu yang sebagian besar berasal dari benua Eropa seperti berbagai macam makanan pembuka, pasta, pizza, steak, dan pancake atau waffle. Walaupun begitu, mereka juga ga lupa untuk menyelipkan menu makanan lokal di dalam menu mereka, sehingga kalo ada satu keluarga yang dateng ke sini, bapak-bapak dan ibu-ibunya, atau bahkan kakek dan neneknya masih bisa ikut bersantap ria. Foto-foto menu yang lebih lengkap bisa kamu liat di bagian paling bawah.

DSCF7469 (1280x855)

Minuman yang dipesen Nanda dateng paling pertama, Lychee Mojito. Mojito (dibaca mohito) adalah minuman cocktail khas Kuba yang terdiri atas rum, gula, jeruk nipis, air soda, dan daun mint. Tentunya yang disajiin di sini ga pake rum dong ya. Rasanya menurut saya enak banget, sangat nyegerin, karena ada aroma mint yang refreshing dan asem-asem jeruk nipis. Udah gitu, ada sodanya juga, saya suka minuman yang bersoda, tapi yang sodanya ga terlalu kentara, karena enak pas diminum, ada sensasi menggelitik di kerongkongan.

DSCF7471 (1280x854)

Saya sendiri, tadinya mau mesen teh tawar aja yang murah meriah, tapi pas mesen si mas-mas pramusaji ngasih tau lagi ada promo gratis minuman teh atau jus buah-buahan untuk setiap pembelian dessert atau Galette de Sarrasin. Kebetulan banget kita emang mesen keduanya. Tapi karena si Nanda mesennya Lychee Mojito, jadinya cuma bisa ngambil satu doang gratisannya. Saya akhirnya memilih Thai Green Tea dari menu minuman yang ditempel di botol kaca kosong di atas meja. Promonya sendiri ternyata juga ada di atas meja dan terlewatkan oleh saya. Untung si pramusaji baik hati ngasih tau saya.

DSCF7482 (1280x855)

Nanda mesen Chicken Melt, yang dari namanya mungkin agak rancu ya, ayam meleleh. Kenyataannya sih bukan ayamnya yang meleleh melainkan di atas ayamnya ada keju mozzarella yang dilelehkan sehingga menyelubungi daging dada ayam. Saya nyicipin sedikit, daging ayamnya empuk banget dan ternyata dapet dua potong gede sehingga porsinya sangat memuaskan. Bayemnya juga enak walau saus creamy-nya dirasa kurang banyak.

DSCF7478 (1280x854)

Pesenan saya sendiri sebenernya sebuah kecelakaan, tadinya maksud hati mau mesen pasta, eh malah jadi mesen Galette de Sarrasin. Saya kira kolom di sebelahnya masih pasta juga dan saya asal mesen aja, Verney du Lax, yang ada simbol topinya yang berarti Chef’s Recommendation. Saya agak kaget pas yang dateng malah steak tepung yang disajikan di atas hamparan crepes. Tapi kecelakaan ini ternyata berbuah manis karena rasanya ternyata oke banget. Galette de Sarrasin sendiri adalah makanan khas Perancis yang menggunakan pancake gandum hitam (jadi ternyata bukan crepes yah). Sajian di atasnya sendiri bisa bermacam-macam, untuk Verney du Lax yang saya pesen, di atasnya disajikan beef schnitzel, jamur tumis, dan keripik kentang. Saya seakan berasa lagi di Perancis beneran deh abis makan ini.

DSCF7486 (1280x854)

Hidangan terakhir yang menjadi penutup adalah double cream waffle, atau bisa juga dipesen pake pancake karena adonannya sama aja. Dua lapis waffle disajikan dengan taburan kacang almond yang melimpah dan di atasnya dikasih satu scoop es krim rum raisin. Kata pramusajinya sih halal, jadi saya asumsikan ini cuma es krim dengan aroma rum aja ya. Walau si Nanda suka, saya memutuskan bahwa saya ga suka es krim rum raisin. Menurut saya rasanya ga kuat dan kurang manis, mendingan pake es krim vanila deh.

Chicken Melt IDR 62K
Verney Du Lax IDR 52K
Double Cream Waffle IDR 42K
Lechy Mojitos IDR 29K
Thai Green Tea IDR 24K (Free)

 

Le Marly 10
Jalan Citarum No. 10 Bandung
Click for Google Maps

Daftar Menu

DSCF7464 (2560x1709)

DSCF7464 (2560x1709)

DSCF7466 (2560x1710)

DSCF7467 (1707x2560)

DSCF7468 (1710x2560)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s