Mie Akim Putera yang Asoy Geboy (Bandung)

Udah beberapa kali saya “disuruh” buat dateng ke sini sama Bang Ibra. Bukan kenapa-kenapa sih. Lokasinya di Jalan Mohammad Toha emang agak selatan, seengganya dari tempat tinggal saya dan dari daerah saya biasa beraktivitas kalo lagi di Bandung. Daerah sono emang jarang banget saya jamah. Nah tapi kemaren karena ceritanya saya mau ada keperluan di Antapani, ya udah deh saya sempetin bikin jadwal ke sini. Iya iya, Antapani ama Mohammad Toha sebenernya masih jauh, tapi seengganya dua-duanya kan sama-sama jauh dari rumah, jadi ya disekalianin aja, hehehe.

DSCF7171 (1280x856)

Dari perempatan Jalan BKR dan Jalan Mohammad Toha, lokasinya berada ga jauh dari PT Inti, diapit sebuah ruko bertingkat dua dan sebuah rumah. Warna dinding di lahan parkir didominasi oleh warna kuning dan merah, warna khas Tionghoa. Pemiliknya, Koh Sandi, emang seorang Tionghoa yang merupakan anak Koh Akim, pemilik Mie Akim yang berada di Jalan Rama. Bedanya, kedai yang dimilikinya menjual varian makanan yang dijamin halal, so jangan khawatir ya.

DSCF7170 (854x1280)

Selain mie, di sini juga tersedia saudara-saudaranya kayak kwetiauw, bihun, dan misua dengan cita rasa asin, manis, atau sedang, pokoknya tinggal dipilih sesuai selera. Pilihan isinya ada baso sapi, baso ikan, pangsit, babat, siomay. Selain menu yang udah saya sebutin tadi, ada juga menu khusus buat perut orang Indonesia tulen, nasi-nasian. Ada nasi goreng, nasi tim, nasi soto ayam, nasi ayam goreng. Mau minum jus? Ada juga dong. The best part-nya lagi, kita bisa menggunakan Kulifecard juga lho di sini. Lumayan kan dapet diskon 10%.

DSCF7177 (1280x853)

DSCF7175 (1280x854)

Saya seperti biasa memesan mie yamin asin dengan isian baso sapi dan siomay. Saya lebih suka nambahin sendiri kecapnya sesuai kebutuhan. Saya ga suka mie yamin yang terlalu manis, bahkan yang sedang pun kadang buat saya masih terlalu manis. Beda dengan si Nanda, adik saya yang juga ikut, yang biasa memesan mie yamin manis. Malah kadang masih ditambah lagi kecap manisnya, hoeeek…

DSCF7178 (1280x855)

Mie yang digunakan ternyata merupakan jenis mie tipis dan lembut, berbeda dengan mie yamin pada umumnya yang menggunakan mie yang agak tebal. Saya sih ga ada masalah dengan mie-nya, tapi rupanya si Nanda ga suka sama mie yang tipis. Tapi dari segi rasa sih enak kok. Ada juga siomaynya yang kecium banget aroma udang dan ikannya, mantep deh pokoknya. Sementara Nanda lebih memilih untuk memesan pangsit yang rasanya juga sama-sama mantep.

Pas mau bayar, saya sempet ngobrol sama Koh Sandi. Ternyata dia inget kalo saya dan Mie Akim Putera udah terhubung di Facebook. Karena saya suka posting-posting kuliner di grup Komunitas Kuliner Bandung, Koh Sandi lalu menambahkan saya sebagai temannya. Dia lalu sempat bercerita mengenai berbagai tantangan menjual mie halal yang berbeda dengan yang dirintis oleh ayahnya. Namun ia berhasil membuktikan melalui sedapnya rasa mie yang dijualnya namun tetap menjaga kehalalannya.

Mie Yamin Asin Baso Siomay IDR 33K
Mie Yamin Manis Baso Pangsit IDR 33K

 

Mie Akim Putera
Jalan Moh. Toha No. 94 Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Satu pemikiran pada “Mie Akim Putera yang Asoy Geboy (Bandung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s