Jalan-Jalan Ala Malioboro di Teras Cihampelas (Bandung)

Ini dia salah satu objek wisata paling anyar di kota Bandung yang digagas oleh siapa lagi kalo bukan walikotanya yang hobi banget bikin taman, Ridwan Kamil. Sepanjang ingatan saya sih, Teras Cihampelas ini dibuat untuk mengakomodasi pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memadati trotoar di Jalan Cihampelas. PKL ini diklaim kerap membuat jalan jadi macet karena pejalan kaki jadi terpaksa harus memakan badan jalan karena trotoarnya dipake mereka. Terus, apakah pasca Teras Cihampelas ini jadi trotoarnya otomatis jadi bersih dari PKL? Sepengamatan saya sih iya, walaupun masih ada satu dua yang berjualan. Tapi ya semoga PKL ini tidak dibiarkan oleh Satpol PP sehingga nantinya malah jadi permanen ada di situ dan menjamur lagi.

DSCF7354 (1280x855)

Teras Cihampelas ini membentang sepanjang 450 meter dan selebar 7 meter di atas Jalan Cihampelas dari kira-kira setelah Rumah Sakit Advent hingga ke Hotel Promenade. Konon Teras Cihampelas memang meniru konsep High Line yang ada di Manhattan, New York. High Line adalah jalan melayang (skywalk) sepanjang 2.3 km yang dibangun dengan memanfaatkan jalur kereta yang sudah tidak dipergunakan lagi. Fasilitas pejalan kaki yang ada di Bandung ini memang baru yang pertama kali di Indonesia sehingga tentunya akan menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.

DSCF7303 (1280x854)

Karena tidak disediakan tempat parkir, pengunjung memang mesti berpikir keras mencari parkir sendiri. Mungkin ada yang memilih parkir di mal Cihampelas Walk alias Ciwalk, ya itung-itung sekalian jalan-jalan di sana. Atau bisa juga parkir di factory outlet De Arum Manis yang lahan parkirnya lega banget. Saya sendiri memilih untuk memarkirkan mobil saya di ruko di depan Hotel Promenade. Saya lalu naik ke Teras Cihampelas dari akses yang ada di depannya.

DSCF7343 (850x1280)

Teras Cihampelas memiliki dua belas teras yang berundak-undak, mengingatkan saya pada istilah terasering sawah. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan elevasi antara titik awal dan titik akhir skywalk yang mengikuti kontur Jalan Cihampelasnya sendiri. Di sebelah kiri dan kanan skywalk banyak pohon peneduh yang tumbuh di trotoar jalan, membuat suasana jadi lebih adem. Makanya ga heran kalo jalur Teras Cihampelas juga ga lurus melainkan agak meliuk-liuk mengikuti posisi pohon di pinggir jalan. Nah, dari signage peta di atas terdapat informasi yang sangat lengkap mengenai fasilitas dan fitur Teras Cihampelas,

  1. Teras 1 : taman publik, pos satpam, dan akses naik turun (setelah RS Advent)
  2. Teras 2 : toilet umum
  3. Teras 3 : teras souvenir
  4. Teras 4 : teras souvenir
  5. Teras 5 : teras kuliner dan akses naik turun (di depan Hotel Serela Cihampelas)
  6. Teras 6 : teras kuliner
  7. Teras 7 : teras kuliner, toilet umum, dan pos informasi
  8. Teras 8 : teras souvenir dan toilet difabel
  9. Teras 9 : taman publik dan lift
  10. Teras 10 : teras souvenir dan taman publik
  11. Teras 11 : taman publik, pos satpam, dan toilet umum
  12. Teras 12 : taman publik dan akses naik turun (di depan Hotel Promenade)

DSCF7331 (853x1280)

Satu hal yang perlu diapresiasi adalah Teras Cihampelas udah didesain ramah untuk penyandang cacat. Di antara teras yang bersebelahan ada ramp khusus untuk para pengguna kursi roda sementara pengunjung biasa dapat menggunakan tangga. Mereka, manula, dan pengunjung yang membawa kereta bayi dapat menggunakan lift yang ada di teras sembilan yang ada di depan favehotel Premier Cihampelas. Namun sayangnya lift ini justru lebih banyak digunakan oleh pengunjung yang tidak cacat, masih segar bugar, dan tidak pula membawa kereta bayi. Orang Indonesia tea atuh! Larangan yang tertulis di samping pintu lift tidak diindahkan sama sekali. Hal lain yang sangat disayangkan adalah masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan sehingga di beberapa sudut teras tampak timbunan sampah. Padahal udah disediain tong-tong sampah lho.

IMG_20170326_093811_1 (853x1280)

Di Teras 1 dan Teras 12 ada gimmick-gimmick seperti ini yang bisa digunakan oleh para pengunjung untuk bernarsis ria, termasuk saya. Dengan format yang meniru Instagram, papan ini juga dilengkapi caption lucu ala Ridwan Kamil. Seperti yang satu ini contohnya, “Biarlah mertua makin ganas, biarlah pulsa makin memelas, yang penting happy di Teras Cihampelas” lengkap dengan hashtag #Bandung #Happy #TerasCihampelas. Saya pun meminta tolong pada seorang teteh geulis yang kebetulan sedang memotret keluarganya. Gimana, ganteng kan saya?

DSCF7317 (1280x855)

Taman publik seperti ini ada di Teras 1 serta dari Teras 9 hingga 12. Ada pot-pot besar untuk meletakkan tanaman-tanaman yang dikombinasikan dengan tempat duduk untuk pengunjung. Di Teras 11 ini, para pengamen memakai kostum-kostum tokoh-tokoh kartun dan superhero kesukaan anak-anak. Pengunjung yang tertarik untuk berfoto bersama tentu diharapkan untuk memberikan recehnya pada kotak yang telah mereka sediakan.

DSCF7329 (1280x854)

Berjalan-jalan di Teras Cihampelas memang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Saya tidak bisa tidak jadi membandingkannya dengan pengalaman berjalan kaki di Jalan Malioboro, Jogja. Di sana ada berbagai macam pilihan aktivitas, bisa ngedengerin pengamen ala orkes, naik delman, makan nasi gudeg, atau berbelanja baju dan souvenir. Nah, di Teras Cihampelas ini pun kita bisa melakukan hal yang sama. Ya seengganya bagian makan nasi gudeg sama naik delmannya sih ga ada. Tapi yang pasti di sini ada kios-kios serupa yang menjual kaos-kaos murah, yang kali ini sablonannya bertambah dengan corak bertuliskan Teras Cihampelas, tas, topi, gelang, serta berbagai macam aksesoris lainnya. Walau weekend, beberapa kios memilih untuk baru buka di atas jam 10 pagi karena emang sebelum jam itu pengunjungnya belum terlalu rame. Ih, padahal enakan jalan-jalan pagi lah. Atau, mungkin kamu mau coba jalan-jalan pas malem hari? Teras Cihampelas juga dilengkapi dengan lampu penerangan lho.

DSCF7336 (1280x853)

Terus kalo mau makan pun udah disediakan dua teras yang khusus dibuat untuk memanjakan perut para pengunjung. Di sini dijajakan berbagai kuliner khas Bandung seperti tape singkong alias peuyeum, colenak, es duren, batagor, baso tahu, mie baso, minuman, jus buah, makanan ringan, dan bahkan ada juga yang menyediakan nasi padang, nasi padang, nasi padaaaaang (nyanyi lagunya Kvitland). Terkadang bahkan ada kios yang temanya sama berjualan bersebelahan. Persaingan ketat nih.

DSCF7311 (1280x856)

Puas berjalan-jalan, tentunya jangan lupa untuk shalat. Biasanya di samping toilet disediakan musholla juga yang dilengkapi keran untuk berwudhu dan hanya cukup untuk satu orang. Satu musholla yang cukup besar, bisa untuk enam orang, terdapat di Teras 11.

 

Teras Cihampelas
Jalan Cihampelas, Bandung
Click for Google Maps

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s