Se’i Sapi Lamalera yang Bikin Pengen Makan Lagi dan Lagi (Bandung)

Dari mana saya bisa tau tempat makan yang satu ini? Dari mana lagi kalo bukan dari grup Whatsapp Komunitas Kuliner Bandung. Ngeliat foto yang diunggah di sana, membuat saya jadi tergugah untuk berkunjung ke sini. Saya coba cari sendiri alamatnya via Google, ternyata udah ada entrinya di Google Maps. Mantep dah. Pada suatu hari Sabtu abis ngejemput Nanda di sekolah, kita bareng-bareng pergi ke sini deh.

DSCF7062 (1280x855)

Walau berada di tengah kota, deket pula ama Unpad dan Jalan Dago, posisi Se’i Sapi Lamalera agak terpencil di jalan yang tidak ramai, Jalan Bagus Rangin. Persis seperti Lamalera, sebuah daerah di pelosok negara kita, tepatnya di Pulau Lembata yang berada di utara Kupang, ibukota Nusa Tenggara Timur. Daerah ini dikenal pula akan perburuan pausnya yang tiap tahun menjadi festival yang menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi pencinta budaya, penghobi jalan-jalan, dan komunitas fotografi. Anyway, sebenernya agak kontras dengan tagline mereka “Sapi Asap Khas Kupang”. Jadi, Lamalera atau Kupang nih? Tebakan saya sih, mungkin masakannya emang asal Kupang tapi pemiliknya berasal dari Lamalera.

DSCF7060 (1280x853)

Siang itu waktu udah menunjukkan pukul setengah satu namun suasana bisa dibilrnang sangat sepi, kontras sekali dengan ruangannya yang cukup luas. Mungkin karena belum terlalu banyak publikasi sehingga belom banyak orang yang tau. Padahal tempatnya cukup asik lho, dekorasi interiornya anak muda banget. Udah gitu, wifi-nya juga kenceng banget, cocok buat mereka yang pengen kerja atau donlot film, hehehe. Semoga aja kecepatan internetnya bisa terus dipertahankan. Tapi kamu mesti bawa laptop dalam kondisi full power karena saya ga ngeliat ada banyak colokan listrik di dinding.

DSCF7057 (854x1280)

Di daerah asalnya sendiri, Se’i sebenernya terbuat dari daging babi. Tapi tenang aja, di sini semua se’i terbuat dari daging yang halal. Ada tiga pilihan, daging sapi, daging ayam, atau lidah sapi. Menunya dipasang pada papan kayu yang kalo aja ukurannya lebih lebar lagi, ga ada bedanya dengan talenan. Pilihan se’i ada lima macem, yaitu se’i yang menggunakan sambal lu’at, bumbu rica-rica, sambal ijo, sambal matah, dan lada hitam. Untuk penyegar dahaga mereka punya beberapa minuman yang unik kayak teh pandan, teh sereh, dan dan teh tropikal.

DSCF7067 (1280x853)

Nanda memesan Se’i Sapi dan Sambal Lu’at, yang kalo menurut si pramusaji adalah tipe se’i yang paling original. Penyajiannya ternyata menggunakan talenan kayu yang membuatnya jadi terasa unik. Sejujurnya emang hal inilah yang membuat saya jadi tertarik dateng ke sini pas ngeliat fotonya di Instagram mereka. Sapi asapnya berwarna kemerahan ati. Saya nyicipin rasa dagingnya yang, tentunya selain tercium aroma asap yang kuat, ternyata juga terasa empuk dan memiliki cita rasa rempah yang khas. Daging sapi asap disajikan begitu saja tanpa campuran apa-apa lagi karena sambal lu’at yang terasa asam namun ga pedas disediakan terpisah dalam sebuah mangkok kecil. Walau secara tradisional katanya se’i lebih sering disajikan dengan bunga pepaya atau toge, di sini mereka menyajikannya dengan tumisan daun singkong. Pas banget soalnya saya suka daun singkong. Tapi sayangnya kurang banyak, hehehe. Tapi denga keunikan-keunikan tadi, tetep recommended lho buat dicoba.

DSCF7069 (1280x853)

Saya sendiri memesan menu yang berbeda, Se’i Sapi Sambal Ijo yang bedanya kali ini dagingnya udah langsung dilumuri dengan sambel cabe ijo. Sebenernya dagingnya sama aja sih tapi saya malah lebih suka yang ini daripada yang original karena rasa sambel ijonya enak. Karena porsinya agak kecil, saya mesti melahapnya dengan penuh penghayatan. Kalo kamu makannya pake nasi mungkin dagingnya bakal pas-pasan. Oiya, hampir kelupaan. Semua menu se’i disajikan juga dengan kuah berkaldu yang ga ada isi apa-apanya. Tapi ya lumayan sih buat pelicin kerongkongan kalo dimakan pake nasi.

DSCF7075 (1280x854)

Oiya, kalo kamu punya Kulifecard, kartu diskon buat makan-makan di Bandung, kamu bakalan bisa dapetin tambahan diskon di sini. Dan jangan lupa juga mantengin Instagram mereka karena mereka juga kadang ngasih promo-promo yang sayang kalo dilewatkan.

Se’i Sapi & Sambal Lu’at IDR 20K
Se’i Sapi Sambal Ijo IDR 15K
Milk Shake Stroberi IDR 10K

 

Se’i Sapi Lamalera
Jalan Bagus Rangin No. 24A Bandung
Click for Google Maps

Iklan

2 pemikiran pada “Se’i Sapi Lamalera yang Bikin Pengen Makan Lagi dan Lagi (Bandung)

  1. Halo, saya Haikal. Saat ini saya sedang berdomisili di Bandung. Saya juga merupakan culinary enthusiast. kalau boleh bertanya, bolehkah saya di-Invite ke grup komunitas kuliner bandung?. Saya ingin menambah informasi seputar kuliner enak yang wajib dicoba selama di Bandung. Terima kasih.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s