Narsis di Curug Pulosari (Bantul)

Kayaknya Bantul ga pernah keabisan tempat wisata deh. Hampir semua tempat wisata adanya di Bantul, rasanya jauh lebih banyak daripada kabupaten-kabupaten lainnya. Mirip kayak Pantai Cemara Sewu, ide untuk mengunjungi tempat ini juga sebenernya kita peroleh dari Instagram. Kenyang makan di Mbah Cemplung, kita ngelanjutin perjalanan lagi ke sini, lagi-lagi berbekal arah yang diberikan oleh Google Maps. Perjalanan dari arah utara melewati Desa Wisata Krebet yang merupakan sentra kerajinan batik kayu. Apa pula itu batik kayu?

DSCF5255 (1280x853)

Tempat wisata ini, masih tergolong baru dan belum memiliki fasilitas yang memadai. Ada papan penunjuk jalan yang tampaknya dibuat swadaya oleh masyarakat sekitar. Tapi parkiran mobilnya nyaris ga tersedia, kita aja memarkirkan mobil di sebelah rumah warga yang palingan cuma cukup menampung 3-4 mobil aja. Bus? Wah, ora iso. Tapi kayaknya ada jalur lain menuju ke air terjun karena jalur yang saya lewatin beda dengan yang dideskripsiin di blog ini. Mungkin di sana parkirannya lebih luas? Saya ga tau deh.

DSCF5256 (1280x854)

Jalan kaki melewati jalan setapak yang di kiri kanannya ada rumah-rumah penduduk ga terlalu jauh, palingan cuma sekitar 250an meter. Mendekati air terjun, ada area yang dikhususkan untuk parkir motor tapi ga ada yang menjaga. Ga jauh dari sini, ada juga gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai setelah bermain dari air terjun. So far di sini ga ada tiket, tapi kalo makin lama makin rame saya yakin bakalan ada.

DSCF5278 (1280x853)

DSCF5260 (1280x855)

Kita cukup beruntung karena siang itu Curug Pulosari lagi sepi. Mungkin karena hari Senin. Yang datang pun kebanyakan remaja usia sekolah yang kemungkinan lagi liburan dan mager di rumah. Karena sepi, fotonya juga enak. Saya bisa ngambil foto dengan leluasa dan seperti biasa narsis-narsisan sama si Nanda. Tapi katanya sih kalo lagi musim liburan di sini bisa cukup rame juga. Dan saya juga cukup beruntung karena debit air terjun sepertinya lagi normal, mengingat kalo lagi musim kemarau debitnya bisa kecil banget sehingga foto air terjunnya akan jadi sangat ga oke.

DSCF5270 (1280x853)

DSCF5275 (1280x853)

Kalo kamu ke sini, rasanya sayang kalo ga nyempetin mandi dan bermain air di depan air terjun. Apalagi karena air terjunnya ga tinggi, jadi arusnya juga ga gede. Buat yang dateng ama keluarga, enaknya bawa bekal makanan terus makan deh di salah satu gazebo tadi. Atau bisa juga gelar tikar dan makan di sekitar air terjun yang adem karena rimbun oleh pepohonan.

 

Curug Pulosari
Desa Wisata Krebet, Bantul, Jogja
Click for Google Maps

curug-pulosari.jpg.jpg

Iklan

Satu pemikiran pada “Narsis di Curug Pulosari (Bantul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s