Ngaso di Bakso Lodaya (Bandung)

Jangan kaget kalo saya kasih tau bahwa bakso yang satu ini lokasinya justru ga berada di daerah Lodaya. Emang sih, katanya dulu mereka jualan di daerah sana, tapi saya sendiri justru baru tau sejak mereka udah ada di lokasinya yang sekarang, di suatu sudut antara Jalan Veteran dan Jalan Van Deventer. Yak, untung waktu itu saya udah googling lokasinya dulu, belom sempet “ketipu” dan pergi aja gitu ke Lodaya.

DSCF4769 (1280x853)

Suasana di sini emang beda, lain dari suasana warung bakso lain yang pernah saya datengin. Lebih lengang dan santai. Ga butuh waktu lama sampe saya menyadari bahwa penataan ruangan indoor dan outdoor-nya, pemilihan meja dan kursi, bahkan dari desain menunya yang sedehana, mirip banget ama kuliner Bandung lainnya yang Justru bukan bakso. Apa itu? Yak, Bakmi Jogja Bengawan. Dan bener aja sih, pas saya tanya ke kasir, ternyata pemiliknya emang sama.

DSCF4765 (853x1280)

DSCF4766 (853x1280)

Menu yang ditawarkan ga macem-macem, sesuai namanya aja, bakso so’un dan mie ayam, plus dengan perintilan-perintilan buat menemani makan kayak kerupuk pangsit, tetelan (potongan daging sapi kayak buat soto), tahu kotak, cekel ayam (ya masak ceker sapi), sayur sawi, dan yang cukup banyak dipesen pengunjung adalah “kriuk-kriuk”, yaitu mie telur yang di-deep fried sehingga jadi garing dan renyah.

DSCF4777 (1280x854)

Dari tiga pilihan bakso, saya memilih bakso campur yang isinya ada bakso daging dan bakso urat, masing-masing dua butir. Perlu kamu catet ya, di sini baksonya pake so’un doang, bukan bihun (karena emang sedikit beda), dan ga ada opsi pake mie telur. Terus, beberapa makanan tambahan yang tadi ada di menu, sebenernya udah ada juga di dalem seporsi bakso so’un, saya pikir ga ada dan lupa juga sebelumnya ga nanya dulu, kayak tahu kotak dan tetelan sapi. Anyway, menurut saya baksonya enak, apalagi bakso uratnya yang lembut banget. Yang saya ga suka justru kuahnya yang terlalu beraroma so’un. Saya sendiri emang lebih suka mie atau bihun daripada so’un. Walau mereka menyediakan menu mie ayam, heran juga kenapa ya mereka ga menawarkan kombinasi bakso pake mie?

DSCF4781 (1280x853)

Oiya, hampir lupa saya cerita. Nanda juga seperti biasa ikut ama saya. Dia tumben-tumbenan belinya mie ayam. Dan karena mie ayamnya ga pake bakso, dia mesen beberapa bakso daging. Saya nyicip mie ayamnya dikit dan rasanya enak. Mienya pulen banget, bumbu ayam cincangnya juga enak. Dan sejujurnya saya malah lebih suka mie ayamnya daripada bakso so’unnya, hehehe.

Bakso So’un Urat & Daging IDR 21K
Mie Ayam IDR 19K
Baso Bulat Daging (Per Biji) IDR 4K
Pangsit Datar IDR 4k
Tetelan IDR 5K

 

Bakso So’un dan Mie Ayam Lodaya
Jalan Veteran No. 3 Bandung
Click for Google Maps

bakso-lodaya.jpg.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s