Berfoto Ria di Galeri Indonesia Kaya (Jakarta)

Pernah nonton di Blitz Megaplex yang ada di mal Grand Indonesia ga? Bukan, bukan, saya bukan mau ngomongin bioskopnya, saya mau nanya sih. Kamu nyadar ga kalo di deket pintu masuk Blitz Megaplex ada yang namanya Galeri Indonesia Kaya. Pernah masuk ke dalemnya? Belom pernah? Aduh, mendingan cobain deeeh. Selain kamu bisa ngisi waktu menjelang nonton bioskop, masuk ke sini juga ga dipungut biaya sepeser pun. Oke, gratis. Terus, emangnya menarik? Ya menarik doooong. Ga akan nyesel deh!

DSCF3039 (1280x854)

Galeri Indonesia Kaya merupakan ruang edutainment budaya persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation yang berbasis teknologi digital dari Indonesia untuk Indonesia yang menyuguhkan informasi kekayaan budaya nusantara. Di sini kamu bisa mempelajari tradisi budaya Indonesia dengan cara yang lebih modern dan menyenangkan karena disuguhkan dengan menggunakan teknologi multimedia yang canggih.

DSCF2988 (1280x854)

Dari pintu masuk, kamu akan disapa oleh “orang-orang” yang ada di dalam layar super gede. Mereka berpasang-pasangan dan menggunakan pakaian-pakaian adat yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Oke, mungkin ga dari seluruh Indonesia juga sih. Jadi, di sekitar layar itu ada sensor gerakan yang kalo menangkap adanya gerakan, di layar akan diputar rekaman orang-orang tersebut memberikan salam selamat datang dalam bahasa daerah yang sesuai sama asal pakaian adat yang mereka pake. Sugeng Rawuh! Itu salah satu ucapan selamat datang yang saya denger. Layar yang sama ditaro juga menjelang pintu keluar untuk mengucapkan selamat jalan (mungkin, soalnya kan saya ga tau juga artinya).

DSCF2990 (1280x854)

Dari lorong Sapa Indonesia, ada video mapping sederhana dengan beberapa bentuk wayang kulit. Video mapping ini menceritakan penggalan-penggalan Mahabarata tentang kiprah Pandawa melawan Kurawa. Oke, ga terlalu menarik ah. Lewaaaat.

DSCF2996 (852x1280)

Terus, ada juga augmented reality (iya kan ya?) Selaras Pakaian Adat yang menurut saya sih justru lebih cocok disebut Selaras Kostum Wayang Orang. Kostum ini akan mendeteksi bagian tubuh orang yang tampak melalui kamera. Walau kostumnya ga ngepas-ngepas amat ama badan, tapi konsepnya menarik. Ada dua mode yang bisa dipilih, untuk cowok kostumnya Bima, kalo cewek kostumnya Srikandi. Nah, itu bukan pakaian adat kan?

DSCF3003 (1280x855)

Terus, ada lagi layar sentuh “Melodi Alunan Daerah” yang bisa menyimulasikan alat musik tradisional. Misalnya ini nih yang lagi dicobain si Nanda, simulasi ngemainin lagu daerah dengan menggunakan kecapi virtual. Walaupun saya tau mainin kecapi ga sesederhana ini, tetep aja menarik karena dikemas seperti permainan anak-anak. Mungkin ya, akan lebih oke lagi kalo barang aslinya ada di situ. Jadi siapa tau pas abis main kecapi virtual itu, si orang yang tadinya cuma nyobain main versi virtualnya akan tertarik mencoba ngemainin versi aslinya. Selain kecapi, kamu juga bisa ngemainin alat musik tradisional lain kayak angklung, talempong, kolintang, atau gamelan.

DSCF3009 (1280x854)

Di sebelahnya ada lagi layar sentuh yang berjudul “Kaca Pintar Indonesia”. Di sini ada box-box bergambar daerah-daerah yang ada di Indonesia yang umumnya belom dikenal orang. Misalnya Desa Ratenggaro ini. Ini di mana coba? Kalo kamu klik, akan ada informasi yang bisa dibaca mengenai tempat ini, lalu ada juga koleksi foto tempat yang bersangkutan. Selain pariwisata, di sini juga ada informasi kuliner, kesenian, dan tradisi yang bisa kita peroleh.

DSCF3016 (1280x853)

Terus, di bagian bernama Selasar Santai, ada beberapa layar sentuh yang ditaro secara horizontal. Sayangnya dari beberapa yang ada di sana, cuma ada satu yang nyala, yaitu ngebikin kartu pos dengan mengombinasikan berbagai motif batik. Pilihan motif-motif ini dilengkapi dengan namanya dan sedikit informasi yang berkaitan dengan batik tersebut.

DSCF3042 (1280x855)

Menariknya lagi nih, kartu pos ini bisa dicetak dan hasilnya bisa diambil di meja resepsionis yang ada di deket pintu masuk. Gratis! Dan tampaknya, banyak orang yang ga ngerti atau kelupaan ngambil kartu pos yang udah mereka cetak. Selain itu, motif batik yang udah kita bikin bisa di-share dan dikirim juga via email. Tapi pas mau nyobain share ke Facebook, pas mau masukin username-nya panel keyboardnya malah ga keluar. Terus pas saya ngecek email juga, ga ada email yang masuk sama sekali.

DSCF3020 (853x1280)

img-X25060342-0001 - Copy (3)

Ini mungkin bagian paling favorit di sini, photo booth! Dan hasilnya bisa dicetak juga, langsung di tempat, pake kertas foto pula! Wow banget kan? Ada beberapa properti khas Indonesia yang bisa dipake. Kata Nanda yang dulu udah pernah ke sini, dulu pilihan propertinya lebih banyak. Tapi pas saya ke situ sih cuma ada semacam blangkon, topi minang (yang bentuknya segitiga itu), ama selendang doang. Gapapa, ga mengurangi keseruan dalam proses foto yang sampe ngetake berkali-kali supaya hasilnya bagus. Untungnya lagi sepi.

DSCF3024 (1280x853)

Galeri Indonesia Kaya dilengkapi juga dengan auditorium berkapasitas 150 orang yang sering digunain untuk menyuguhkan tontonan budaya, mulai dari seni panggung, musik, pemutaran film, diskusi budaya, seminar dan workshop secara gratis. Kalo kamu pengen tau event apa yang akan ditampilin, bisa langsung buka aja situs Galeri Indonesia Kaya.

DSCF3026 (1280x854)

Lalu, mereka juga punya wahana yang namanya Arungi Indonesia. Wahana ini menawarkan sensasi terbang di atas Indonesia dan melewati beberapa objek-objek penting dan ternama di Indonesia untuk mendapatkan pengetahuan tentang obyek tersebut. Di deket situ ada juga lemari yang diisi dengan berbagai cinderamata yang mengolah hasil budaya Indonesia menjadi produk yang menarik dan modern.

DSCF3037 (1280x853)

Sebelum pintu keluar, dinding sebelah kanan dipasangi batik-batik dengan berbagai motif. Kayak yang ada di sebelah kanan itu, atau sebelah kiri dari saya, ada motif batik mega mendung yang terkenal itu. Asalnya dari Cirebon dan sebenernya memperoleh pengaruh yang kuat dari Cina. Yang lainnya saya ga tau nama motifnya apa. Sayangnya mereka ga memasang label di batik-batik tersebut.

 

Galeri Indonesia Kaya
http://www.indonesiakaya.com/galeri-indonesia-kaya
Grand Indonesia, West Mall Lt. 8, Jalan M.H. Thamrin No. 1, Jakarta Pusat
Click for Google Maps

galeri-indonesia-kaya.jpg.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s