Sarapan di Kehidupan Tidak Pernah Berakhir (Bandung)

Udah lama banget saya penasaran ama tempat makan yang satu ini. Emang unik banget sih, selain namanya yang unik yang mirip judul sinetron atau novel religi “Kehidupan Tidak Pernah Berakhir.” Belom lagi di depannya pun ada baliho gede berwarna kuning dengan tulisan, “papa…. mamaaa…. ingat yaaaa….!!! Aku Mau Kehidupan.” Udah gitu, yang parkir pun banyak lho, jadinya kan saya makin yakin kalo makanan yang disajikan emang enak.

DSCF2642 (1280x855)

Sejujurnya ini salah satu rumah makan paling unik, kalo ga bisa dibilang aneh, yang pernah saya datengin. Bagian depannya, malah dijadiin sebagai tempat berjualan kerupuk rumput laut yang rasanya (iya, saya sempet nyobain testernya) mirip kayak Tao Kae Noi. Rumah makannya di mana? Masih masuk lagi ke dalam, Mas, Mbak. Dan di lorong menuju rumah makan itu, di kiri kanan dipenuhi oleh display TV yang memutar video-video propaganda tentang betapa sehatnya menjadi vegetarian, tentang betapa tidak sehat dan berbahayanya memakan daging. Sampe di situ, saya baru nyadar kalo Kehidupan Tidak Pernah Berakhir ini adalah rumah makan vegetarian. Kamu tau kan vegetarian? Itu bentuk diet di mana pelakunya sama sekali tidak memakan daging. Walau ada berbagai tingkatannya, di tingkatan yang paling tinggi, mereka juga bahkan ga makan susu, keju, madu, dan telur. Dan karena makanan di sini ga ada yang berasal dari daging, maka semuanya juga dijamin halal.

DSCF2625 (1280x853)

Di dalem, ternyata ruangannya luas juga ya. Dan warnanya cenderung cerah ceria gitu, didominasi warna putih dan biru. Kapasitasnya bahkan bisa menampung lebih dari 100 orang,mungkin 150 orang pun bisa. Iya, kapasitas pengunjungnya sih gede, tapi parkiran di depannya kan sempit.

DSCF2630 (1280x855)

DSCF2634 (1280x854)

Pagi itu sebenernya udah ke Lotek Cipaganti dan Sate Hadori, tapi sialnya keduanya tutup. Yang jualan lotek ga berjualan karena menghadiri nikahan kerabatnya, sementara Sate Hadori masih baru buka setengah jam lagi. Akhirnya setelah googling-googling, saya memutuskan pergi ke sini, yang udah buka dari jam 6 pagi.

DSCF2633 (1280x853)

Jadi, di sini menunya sama sekali ga ada dagingnya. Kebanyakan sayur-mayur dan kalopun ada menu yang namanya “sapi ini” atau “ayam itu”, bahannya sama sekali ga menggunakan daging melainkan menggunakan jamur. Bahkan mereka ga pake bawang, ga pake santan, dan hanya menggunakan penyedap sari jamur (mushroom seasoning) aja. Semua sayuran pun dicucu dengan air garam dengan tujuan untuk mengurangi pestisidanya.

Walau selain menu prasmanan (yang udah dipajang di etalase kaca ala ala warteg) ada menu lain yang bisa dipesen, cukup dengan ngeliat menu di etalasenya pun saya udah penasaran. Saya ngambil empat macem sayur yang udah jadi paket sama nasi, bebas milih mau sayur apa aja. Jadi dari tiga baris makanan yang ada di etalase, yang dianggap “sayur” adalah semua menu yang ada di dua baris terbawah atau paling deket dengan kita. Menu daging-dagingannya ada di baris paling atas.

DSCF2636 (1280x854)

Karena super duper penasaran, saya yang dateng sendirian ini agak kalap mesen lauknya. Saya nyobain muton lada hitam, rendang, sosis, dan telor balado yang semuanya ga ada yang mengandung unsur hewani. Muton, sosis, ama rendangnya enak, dan unik juga karena terbuat dari olahan jamur. Walau tetep kerasa sih ga berasa kayak makan sesuatu yang tadinya bernyawa. Sementara telor baladonya dibuat dari kembang tahu dan kuningnya entah dari apa, tapi pokoknya rasanya nyaris kayak telor. Dan yang paling penting, walau ga mengandung daging sama sekali, rasanya tetep enak kok. Sebenernya ada juga sate jamur yang saya penasaran, tapi rasanya saya udah terlalu banyak ngambil lauk sih, hehehe.

Nasi + 4 Sayur IDR 9K
Muton Lada Hitam IDR 8K
Rendang IDR 8K
Sosis IDR 8K
Telor Balado IDR6.5K

 

Kehidupan Tidak Pernah Berakhir
http://kehidupantidakpernahberakhir.com/
Jalan Pajajaran No. 63 Bandung
Click for Google Maps

kehidupan-tidak-pernah-berakhir.jpg.jpg

Iklan

3 pemikiran pada “Sarapan di Kehidupan Tidak Pernah Berakhir (Bandung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s