Berkunjung ke Museum Ullen Sentalu (Jogja) 

Jogja emang keren deh, dua museum terbaik di Indonesia berdasarkan hasil Travelers’ Choice Trip Advisor ada di Jogja. Museum Ullen Sentalu masuk salah satunya. Dari segi lokasi aja udah beda sendiri, adanya jauh di Kaliurang sono, tepatnya di KM 25. Lokasinya malah udah melewati gerbang Taman Wisata Kaliurang sehingga kita juga mesti membayar tiket masuk kawasan wisata : tiket orang, tiket mobil, plus mungkin sumbangan PMI juga.

Kalo ga naik kendaraan pribadi, agak pusing juga mau ke sini. Kendaraan umum kayak bus atau angkotm, walau ada yang menyarankannya, agak kurang meyakinkan. Untuk ke sananya mungkin masih bisa ya, tapi baliknya itu yang bakal pusing. Saya pernah diceritain seseorang yang mau turun dari Kaliurang terpaksa numpang mobil pick up, saking jarangnya angkutan umum yang lewat. Opsi paling oke mungkin pake taksi atau Go-Car, nanti diminta tunggu aja (tentunya ada biaya nunggu). Mau pake motor sewaan? Bisa juga, banyak jalan menuju Roma.

DSCF2220 (852x1280)

Suasana di museum ini emang khas, udara Kaliurang yang sejuk ditambah lagi oleh banyaknya pohon-pohon rindang menambah rasa tentram. Ditambah lagi kita dimanjakan oleh keindahan pemandangan gunung, yang tak lain dan tak bukan, Gunung Merapi. Ga heran sih kalo banyak wisatawan yang suka. Apalagi museumnya terkelola dengan apik. Plus pemandu gratis yang menemani kita berkeliling museum. Pemandu yang memberikan informasi berbahasa Inggris pun tersedia untuk pengunjung mancanegara setiap 30 menit. Terus pas di sela-sela tur, pengunjung juga disuguhi minuman jamu Ratu Mas.

Museum Ullen Sentalu merupakan museum yang menyajikan seni dan budaya Jawa. Nama Ullen Sentalu sendiri disingkat dari perkataan “Ulating blencong Sejatine Tataraning Lumaku” yang berarti “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”. Falsafah ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita.

2016-09-08 16_38_25-Museum Ullen Sentalu

Oleh pemandu, kita dibawa melalui ruangan demi ruangan, yaitu Ruang Selamat Datang, Ruang Seni & Tari Gamelan, Goa Gelo Giri, Koridor Retja Landa, Ruang Budaya dan Kampung Kembang, Ratu Mas, Ruang Syair untuk Tineke, Ruang Batik Vorstendlanden, Ruang Batik Pesisiran, dan Ruang Putri Dambaan. Ruangan-ruangan tersebut menyimpan berbagai benda seperti perangkat musik gamelan, lukisan-lukisan potret sultan dan keluarganya, foto-foto, batik, dan arca-arca peninggalan kerajaan Hindu-Buddha yang konon dipinjamkan oleh Dinas Purbakala. Di dalam area museum juga sebenernya banyak terdapat taman yang asri yang sulit untuk dinikmati mengingat kita mesti mengikuti pemandu dan ga bisa bertualang sendiri.

DSCF2227 (853x1280)

Sayangnya, mereka menerapkan aturan yang ketat soal dilarang memotret dan merekam di banyak area museum. Iya, bahkan ngerekam suara penjelasan pemandu aja (audio doang lho ya) ga boleh. Katanya, nanti takut rekaman tersebut tersebar dan mereka mengkhawatirkan ada pihak keluarga keraton yang merasa keberatan atas penjelasan yang mungkin membawa citra buruk bagi mereka. Masuk akal ga sih? Lah terus apa bedanya jika kita masih inget penjelasan pemandu dan menulis ulang di media apapun? Ya mending sekalian aja ga usah mereka kasih tau kan ya pas tur. Saya sih curiga kalo ini sepertinya larangan ini lebih ke strategi marketing saja supaya banyak orang yang lebih penasaran untuk dateng ke sini (situs mereka aja bahkan ga memperlihatkan foto di dalam ruangan museum lho).

DSCF2230 (1280x854)

Tak terasa, tur keliling berakhir dalam waktu 40 menit. Di sini barulah kita boleh mengambil foto-foto. Tapi ya gitu, udah ga terlalu menarik lagi. Buat yang mau makan, di sini juga terdapat restoran ala Eropa bernama Beukenhof Restaurant & Cafe. Buat yang mau beli oleh-oleh, ada souvenir shop Muse yang menjual bermacam pernak-pernik unik bernilai seni yang harganya lumayan mahal-mahal, hehehe.

Jam Buka
Selasa-Jumat 08.00-16.00
Sabtu-Minggu 08.30-17.00
Senin TUTUP

Tiket Masuk
Pengunjung Domestik
Dewasa IDR 30K
Anak (5-16 thn) IDR 15K
Pengunjung Mancanegara
Dewasa IDR 50K
Anak (5-16 thn) IDR 30K

 

Museum Ullen Sentalu
http://ullensentalu.com/
Taman Wisata Kaliurang, Jalan Kaliurang KM 25, Sleman, Jogja
Click for Google Maps

ullen-sentalu.jpg.jpg

Iklan

8 pemikiran pada “Berkunjung ke Museum Ullen Sentalu (Jogja) 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s