Napak Tilas Bung Karno: Gedung Indonesia Menggugat (Bandung)

Sebagai seorang pemuda yang berkecimpung dalam partai politik yang aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, hanya menunggu waktu saja hingga pemerintah kolonial Belanda memutuskan untuk menjerumuskan Soekarno muda ke dalam dinginnya bui. Bersama dengan Gatot Mangkupradja, Maskun, dan Supriadinata, rekan-rekan separtainya di Partai Nasional Indonesia, mereka sama-sama dijebloskan ke dalam Penjara Banceuy. Kini Penjara Banceuy hanya tinggal kenangan, berganti oleh gedung pertokoan yang agak kumuh. Namun, sebuah gedung yang masih kokoh berdiri di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 5 ini menjadi saksi bisu di mana Soekarno muda dan kawan-kawannya memperjuangkan harkat dan martabat kemanusiaan di hadapan pengadilan kolonial landraad.

DSCF9938 (1280x855)

Dari tepi jalan raya, saya memasuki pintu masuknya yang kecil. Ga heran kalo gedung ini luput dari perhatian banyak orang. Namun di dalam, tempat parkirnya cukup luas. Sebuah pohon yang besar berdiri di depan gedung memberikan kesan teduh dan nyaman. Pagi itu, saya emang sedang iseng-iseng menjalankan ide saya untuk napak tilas perjalanan Soekarno di Bandung. Setelah berkunjung ke Monumen Penjara Banceuy, saya lalu dateng ke sini. Walau ada dua mobil lain yang parkir tapi hanya saya satu-satunya pengunjung di pagi itu. Seorang petugas keamanan lalu tergopoh-gopoh menghampiri saya di mulut pintu dan mempersilakan saya untuk melihat-lihat. Ga ada tiket masuknya.

DSCF9926 (2560x718)

Mirip seperti Rumah Ibu Inggit, gedung yang dulunya bekas tempat tinggal seorang ekspatriat Belanda ini tidak menyimpan memorabilia apapun yang berkaitan dengan sidang di mana Soekarno membacakan pidato pembelaannya yang terkenal itu, Indonesia Menggugat. Ruangan sidang tepat berada di sebelah kanan pintu masuk. Ukurannya, mengejutkannya, tidak terlalu besar. Di dalam ruangan ini hanya ada pagar yang membatasi antara penonton dan peserta sidang, serta meja dan kursi hakim yang saya yakin tidak asli. Di dinding-dinding lorong di depan pintu masuk terpampang papan-papan yang memaparkan informasi gedung serta penggalan sejarah bigrafi Soekarno.

DSCF9933 (1278x1280)

DSCF9934 (1280x853)

Dari dalam dinginnya sel Penjara Banceuy nomor 5 yang berukuran sempit, Soekarno menyusun dan menulis sendiri pidato tersebut. Isi pidato Indonesia Menggugat adalah tentang keadaan politik internasional dan kerusakan masyarakat Indonesia di bawah penjajah. Pidato pembelaan ini kemudian menjadi suatu dokumen politik menentang kolonialisme dan imperialisme. Dalam pembukaan pidatonya Soekarno berkata, “Tak usah kami uraikan lagi, bahwa proses ini adalah proses politik: ia, oleh karenanya, di dalam pemeriksaannya, tidak boleh dipisahkan dari soal-soal politik yang menjadi sifat dan asas pergerakan kami dan yang menjadi nyawa pikiran-pikiran dan tindakan- tindakan kami…” Pidato pembelaannya ini di kemudian hari diterbitkan dalam bentuk buku berjudul sama.

DSCF9935 (1278x1280)

DSCF9936 (1278x1280)

Atas prakarsa dan usaha dari Letjen (Purn.) Mashudi (alm.), gubernur Jawa Barat dua periode dari 1960 hingga 1970, aktivis kaum muda, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, gedung bersejarah ini diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat saat itu, R. Nuriana, untuk dijadikan monumen kebudayaan yang menjadi warisan bangsa Indonesia. Pemugaran dilaksanakan dari tahun 2003 hingga tahun 2006 dengan memanfaatkan dana hibah dari Provinsi Jawa Barat dan sumbangan-sumbangan.

IMG-20140426-WA0010

Ruangan-ruangan lainnya di gedung ini kosong, ga ada apa-apa kecuali lukisan-lukisan yang kayaknya sih sisa-sisa pameran yang pernah diadakan di sini. Kadang gedung ini suka dipake sih untuk acara-acara tertentu. Saya pernah juga dateng ke sini pas lagi lomba Navigacity 2014 yang diadain sama Ikatan Mahasiswa Geodesi ITB.

Mau napak tilas juga kayak saya? Gampang. Tinggal dateng aja ke sini setiap hari antara jam 9 pagi hingga jam 4 sore.

 

Gedung Indonesia Menggugat
Jalan Perintis Kemerdekaan No. 5 Bandung
Click for Google Maps

indonesia-menggugat.jpg.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s