Berburu Nasi Kebuli ke Beirut Libanon (Jakarta)

Tempat ini direkomendasiin sama Bonita. Katanya, nasi kebuli di sini enak. Micik ciiih? Okeee, tiada cara lain untuk mengetahuinya selain dengan cara menyambangi tempat ini…

Lokasinya di Jalan H. Agus Salim alias Jalan Sabang yang emang udah terkenal sebagai salah satu gudangnya kuliner di Jakarta. Terutama pada malam hari, tepian jalan akan dipenuhi oleh tenda-tenda penjaja makanan. Bermacam kuliner yang tersedia di sini, mulai dari nasi goreng, sea food, sate madura, hingga ke nasi gandul khas pati.

DSCF6235 (853x1280)

Beirut Libanon ga termasuk salah satu kuliner yang dijual di tenda kok. Dia menempati lantai dua sebuah gedung yang ada di jalan ini. Ga susah juga mencarinya. Plang gede berwarna item dengan tulisan “Beirut Libanon” bisa terbaca dengan jelas. Waktu itu, saya dateng berdua sama Mita. Sambil ngebikin dialog buat tes kursus bahasa Arab yang belakangan juga ga pernah dipake karena kita ga punya keberanian buat ikutan tesnya. Dan lama-lama udah jadi keburu males deh.

Sore itu, restonya sepi. Saya malah sampe mikir, “Ini tempatnya buka ga nih?” dan “Jangan-jangan ga enak?” Tapi ya udah lah ya, udah ke sini. Pantang untuk berbalik arah. Lagian, kita akhirnya disapa sama seorang pramusaji dan mengarahkan untuk duduk di bagian ruangan yang berAC. Dibandingkan dengan resto Arab lain yang pernah saya kunjungi, tempat ini emang sepi.

Karena cuma berdua, alhasil cuma dua menu yang bisa dicobain. Saya sih karena belom makan dari pagi, dan karena emang ini tujuan utama saya ke sini, mesen nasi kebuli dengan daging kambing. Mita mesen beef shawarma sandwich.

DSCF6229 (1280x853)

Ini nasi kebulinya. Gimana? Keliatan enakkah? Sayangnya, kenyataannya ngga. Yah, bukan ga enak sih. Mungkin akan enak, jika nasi dan dagingnya itu ga kering. Ini kayaknya nasinya ga disimpan dengan baik sehingga jadi kering. Demikian pula dagingnya, kayak hasil dari diangetin. Walau dapet dagingnya banyak sih memang, tapi ya sayang aja karena kering. So, penilaian saya buat nasi kebulinya ga oke deh. Sori Bonitaaa!!

DSCF6233 (1280x853)

Ini beef shawarma sandwich. Bukan sandwich sih sebenernya. Rotinya pun cuma satu tangkup yang digunakan sebagai alas dari potongan-potongan daging sapi. Selain itu, ada sayuran, french fries, dan saus tahina yang warnanya putih. Saus tahina ini berupa pasta yang terbuat dari biji wijen yang disangrai, kemudian dihaluskan, kadang disertai campuran minyak zaitun dan bawang putih. Buat yang ga suka bawang putih sih mungkin bakal ga suka ama tahina. Dan menurut saya, hidangan yang satu ini pun rasanya ga ada yang spesial. Biasa ajah…

Riz Basmati Kebuli with Lahem IDR 80K
Beef Shawarma Sandwich IDR 50K

 

Beirut Libanon
Jalan KH Agus Salim No. 57 Jakarta Pusat
Click for Google Maps

beirut

(Sebagian) Daftar Menu

DSCF6222 (853x1280)

DSCF6223 (853x1280)

DSCF6224 (853x1280)

DSCF6225 (853x1280)

DSCF6226 (853x1280)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s