Bersantai di Bamboo Dimsum (Jakarta)

Waktu itu, lagi malem Jumat. Eh salah, Jumat malem. Sebelum nganterin Fay ke Stasiun Manggarai, we make a little detour to this little place. Ehm, setelah sempet berganti-ganti dari tadinya kita mau ke Ropisbak Ghifari dan Sushi Miya8i. Gapapa, dua tempat tadi bisa kita kunjungi lain kali. Malem ini, kita ke Bamboo Dimsum Rawamangun duluuu…

IMG_20150918_200947 (1280x855)

Tempatnya cukup kece dan comfy. Dindingnya sama sekali ga diplester dan cuma semenan aja. Tapi interiornya yang sederhana, berupa liukan pipa-pipa berwarna hitam, sudah cukup buat mengisi ruang yang kosong di dinding. Secara umum, warna di resto ini didominasi warna hitam, abu-abu, dan aksen merah.

IMG_20150918_211245 (853x1280)

Jadi, Bamboo Dimsum ini masuk kategori restoran All You Can Eat. Ada baaanyak banget macem dimsumnya. Eh, seengganya itu yang keliatan di menu yang saya baca di deket dapurnya. Kayaknya ada lebih dari 40 jenis menu yang tersedia, terbagi-bagi antara menu dimsum steam, dimsum goreng, dan dimsum kuah. Tapi kenyataannya, emang ga semuanya dikeluarin sih.

Sistem makan di Bamboo Dimsum kira-kira kayak gini,

  1. Buka pintu (beneran, ada pintu item yang mesti kita buka sendiri!)
  2. Ke resepsionis dan bilang berapa orang yang mau makan di sana, langsung bayar! Satu orang mesti membayar 53 ribu rupiah untuk bisa makan sepuasnya. Minuman free yang termasuk paket all you can eat kalo ga salah cuma teh. Ada es teh dan teh anget. Kalo ga beruntung, kita bakalan cuma kebagian teh anget. Oiya, sebenernya ada juga sih minuman selain teh, tapi kalo yang itu kita mesti bayar.
  3. Sistem makannya bukan buffet kayak di Hanamasa. Jadi, nanti bakalan ada pramusaji yang keliling meja dan menawarkan beberapa porsi dimsum. Jadi, kita ga bisa nge-request pengen dimsum ini atau dimsum itu. Terpaksa cuma bisa makan apa yang ditawarin doang.
  4. Dan si pramusaji ini ga tiap lima menit lewat buat nawar-nawarin dimsum. So, kalo kamu ga pengen 53 ribu terasa percuma, kamu mesti nongkrong di sana dalam waktu yang lama. Sediakanlah waktu yang cukup!
  5. Selain dimsum yang ditawar-tawarin ama pramusaji, kita juga bisa ngambil cemilan yang tersedia di sebuah meja.

IMG_20150918_201114 (1280x853)

Ini cemilan yang saya maksud. Walau enak, si onde-onde itu ternyata ga ada isi kacang ijonya. Cukup menghancurkan ekspektasi dan harapan saya. Dan si roti goreng itu, kirain saya bakalan manis, eh ternyata isinya ayam. Bamboo Dimsum ini emang pinter bikin makanan yang menipu.

IMG_20150918_200849 (1280x855)

IMG_20150918_200858 (1280x855)

IMG_20150918_201550 (1280x855)

Tiga menu di atas masuk kategori dimsum goreng. Jangan tanya saya nama-namanya, saya ga inget. Pokoknya, makan ajaaa. Palingan, kalo rada ga jelas dimsumnya apaan, kita bakal nanya si pramusaji. Dan, kita hampir selalu nanya deng. Dari tiga menu di atas, menurut kamu menu manakah yang paling enak? Kalo kamu menebak menu dimsum ketiga yang pake mayones, kamu salah. Jangan tertipu penampilan karena yang paling enak adalah menu dimsum kedua. Dimsumnya berupa roti yang dikasih pangsit dan siomay terus digoreng. Renyah dan gurih. Me like it.

IMG_20150918_210331 (1280x855)

IMG_20150918_205343 (1280x855)

Dua menu di atas masuk kategori dimsum steam alias dimsum kukus. Saya masih inget kalo yang warna ijo itu dimsum lada hitam. Yang merah ini lupa dimsum apaan. Dua-duanya rasanya so so.

IMG_20150918_211446 (1280x855)

Yang ini kayaknya masuk kategori dimsum kuah. Namanya? Udah saya bilang jangan tanya nama. Pokoknya ini tuh baso tahu. Rasanya biasa aja.

IMG_20150918_210229 (1280x855)

Yang ini pisang coklat. Adanya bukan di meja yang sama ama cemilan tadi. Padahal bukan dimsum, tapi ditawar-tawarin juga sama si pramusaji. Rasanya? Biasa ajah.

Overall, makanan di sini ga termasuk kategori enak banget. Tapi sebagai tempat buat nongkrong dan ngobrol-ngobrol, it’s not a bad place at all.

All You Can Eat IDR 53K

 

Bamboo Dimsum
Cabang Jalan Balai Pustaka Timur, Rawamangun, Jakarta Timur
Click for Google Maps

dimsum

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s