Lost in Time di Indischetafel (Bandung)

Saya pertama kali ke Indischetafel pas jaman saya masih berkuliah. Pas jaman kuliah dulu, saya udah mulai sering kulineran bareng temen-temen. Sambil main dan kumpul-kumpul. Dan saya ke sini pun karena ngumpul-ngumpul ama temen-temen yang ada di lingkaran pertemanan saya yang paling deket : Yena, Ikeu, dan Indri. Iyes, mereka semua cewek dan udah kenal sejak SMP. Pernah satu kelas pas kelas dua. Tapi, kita baru mulai ngegenggong pas awal masuk SMA yang juga samaan.

DSCF6158 (1280x853)

Entah mengapa hari itu di Bandung lagi banyak banget motor Harley Davidson berseliweran. Dan kalo kamu masih inget, hari itu juga lagi hangat-hangatnya berita pesepeda yang berani menghadang konvoi motor gede di Jogja. Nah, mungkin nih, mungkin lho ya, hari itu emang lagi ada semacam hari Harley Davidson nasional atau bahkan internasional.

DSCF6182 (1280x854)

Mungkin bukan kebetulan, Indischetafel ini menempati bangunan yang sejak 2011 udah ditetapkan oleh organisasi non profit Bandung Heritage sebagai bangunan cagar budaya. Di sebelah pintu masuk Indischetafel, ada plakatnya itu. Dan di sebelah plakatnya ada bel jadul yang unik. Saya sempet iseng-iseng memutar-mutar gagangnya demi melihat bagaimana cara kerjanya.

DSCF6161 (1280x853)

Saya masih inget, pas saya masuk ke Indischetafel ini saya bener-bener takjub. Kenapa? Saya ngerasa kayak terlempar ke masa lalu. Tepatnya ke masa kolonial Belanda lagi jaya-jayanya di Bandung.

DSCF6165 (1280x853)

Dekorasinya Indischetafel ini bener-bener niat. Hampir di setiap sudut ada dekorasinya. Kayak misalnya aja meja kayu berwarna coklat tua ini. Berasa banget antiknya. Belum lagi di meja itu bertengger tempat lilin antik, jam antik, telepon antik, dan teko teh antik. Ga kebayang deh udah berapa banyak duit yang digelontorkan demi membuat suasana jadul di Indischetafel ini…

DSCF6164 (853x1280)

Menunya sendiri, ga antik sama sekali. Palingan bahasanya yang digunakannya dibuat-buat ala jadul dan ala Belanda. Kayak misalnya Soepen, Sla Soorten, Vleeschgerechten, Bereiding van Rijs, dan sebagainya yang sejujurnya saya ga tau artinya apa. Bisa sih sebagian nebak-nebak karena dulu saya pernah kursus bahasa Jerman. Bahasa Belanda ama Jerman kan mirip-mirip.

Menu makanannya sendiri sangat banyak. Tapi ga ada keterangan yang mana menu yang favorit atau chef’s recommended. Sebaiknya ditambahin sih. Soalnya menunya banyak banget, bingung milihnya. Ga tau mana yang enak. Saya jadi berspekulasi deh.

DSCF6162 (853x1280)

Di sisi belakangnya ada macem-macem menu kuliner es, tart, puding, jus, minuman anget, dan minuman dingin.

DSCF6181 (1280x853)

Karena sebelumnya kita udah kulineran gitu di suatu tempat, saya lupa, akhirnya kita pesen makanan buat dimakan berdua. Nanda pesen ini, Poffertjes Met Ijs, atau dalam bahasa Inggrisnya Poffertjes with Ice Cream. Penampilannya menarik, warna-warni menggugah selera. Poffertjesnya lembut. Es krim stroberinya, bener-bener stroberi dan ga banyak susunya, rasanya asem-asem seger gitu. Tapi saya sih sukanya justru yang banyak susunya karena rasanya lebih manis dan ga asem. Kayaknya lebih pas aja gitu dimakan sama si poffertjes.

DSCF6176 (1280x853)

Nah, ini menu spekulasi saya, Hollandse Grill. Platingnya cukup menarik. Serba warna coklat. Walau rasanya garnish kayak gitu seringkali ga memberi nilai tambah terhadap rasa makanan secara keseluruhan. Dan sayangnya, rasanya steaknya pun biasa-biasa aja. Dagingnya agak kering dan ga juicy. Saus barbeque-nya juga ga terlalu spesial. Sayang sekali, padahal harganya cukup mahal. Mungkin, bukan menu ini yang jadi specialty mereka.

Hollandse Grill IDR 85K
Poffertjes Met Ijs IDR 32.5K
Koude Tea Sweet IDR 15K

 

Indischetafel
Jalan Sumatera No. 19 Bandung
Click for Google Maps

indischetafel

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s