Berkunjung ke Roti Selai (Bandung)

Padahal pagi itu rencananya mau berkunjung ke Burgundy di jalan mau ke Maribaya. Searah Lawang Wangi lah. Tapi karena ternyata (baru nyari tau pas udah di jalan) Burgundy baru buka jam 11 siang, akhirnya Ferdi mengusulkan buat mampir ke Roti Selai dulu sebelum ke Burgundy. Sebelum akhirnya ke Burgundy pun jadi batal karena malah jadi kenyang di Roti Selai.

DSCF4444

Kedai Roti Selai berada di Jalan Dago Golf Raya, daerah utara Cigadung. Jangan sampe ketuker sama Jalan Golf di Antapani ya. Dan kalo kamu pernah mampir ke Warung Laos yang ada di sini, bukan yang di Cihampelas, lokasinya persiiiisss di sebelah Warung Laos.

DSCF4442

Kedainya sungguh-sungguh mini banget. Udah mini, pake banget. Gimana ngga, kapasitasnya palingan cuma 10 orang. Sempiiiit banget. Makanya kalo kamu mau ke sini, berdoa aja semoga ga lagi rame. Karena kalo lagi rame, mau berdiri buat nunggu aja susah. Keluar kedai udah langsung tepian jalan.

DSCF4417

DSCF4410

Daftar menunya juga mini. Belum terlalu banyak menu yang bisa dipilih. Mungkin berkaitan juga dengan ukuran dapur mereka yang kecil. Ga bisa bikin terlalu banyak jenis menu makanan.

DSCF4440

Menu minumannya kebanyakan minuman udah jadi yang ditaro di kulkas ini. Minumannya unik-unik. Nama yang tertera di kemasan botolnya ada Lemongrass Greentea, Kietna, Markisa Medan. Selain minuman, di kulkas ini juga ditaro selai homemade, yang juga unik-unik kombinasi rasanya. Ada Mango & Passionfruit (Markisa), Orange & Jasmine (teh), Apple & Mint, Strawberry & Cinnamon (cengkeh), dan Chocolate & Coffee. Saya yakin ada beberapa jenis minuman dan selai lain yang lagi abis dan ga ada di display ini.

DSCF4423

DSCF4426

DSCF4429

DSCF4414

Selain itu, mereka juga punya roti homemade. Saya nyobain chocolate buns aja, alias roti coklat kecil yang bentuknya bulat, yang harganya murah. Cuma 5 ribu perak. Rotinya beda banget sama roti buatan pabrik yang dibuat secara massal. Roti yang biasa kita makan rasanya kayak berlebihan baking powder sehingga mengembang berlebihan. Kalo roti yang ini, teksturnya padat. Jadi, makan sedikit aja kayaknya udah bisa bikin kenyang deh. Kalo isi coklatnya sih ya sama aja rasanya.

DSCF4431

Ini roti yang dipesen Ferdi. Sandwich Telur. Dari penampilan yang cantik ini sih, sama sekali ga kayak sandwich tradisional, di mana semestinya semua isiannya ada di antara dua tangkup roti. Roti yang dipake entah roti apa, warnanya coklat. Tapi juga sepertinya bukan roti gandum.

DSCF4437

Sementara itu, ini roti pesenan saya ama Nanda. Roti Telur Meringue. Atau kami berdua menyebutnya Roti Merengek, huuu huuu huuuuu. Menurut Wikipedia, meringue adalah sejenis makanan penutup, biasanya ada di hidangan ala Perancis, Swiss, atau Italia, yang terbuat dari kocokan putih telur dan gula. So, kebayang kan, rasanya foamy kayak busa. Tapi dalam hidangan di Roti Selai ini, saya rasa meringue-nya ga terlalu sesuai dengan pakem karena tidak digunakan sebagai makanan penutup dan juga tanpa gula. Oiya, meringue dibaca merang dengan “e” seperti dalam kata “pernah”. Bukan merengek.

DSCF4439

Sesuai rekomendasi si empunya kedai, yang ikut melayani juga, cara memotong Roti Telur Meringue adalah dari tengah-tengah. Why? karena ternyata tersembunyi di bawah si meringue ada kuning telur yang belum pecah. Jadi, kalo kita potong rotinya dari tengah, harapannya adalah si kuning telur akan pecah dan menyebar ke semua sisi roti secara merata.

Rasanya? Nah, saya mau memberi review secara bersamaan aja. Overall, cita rasa makanannya hambar. Bumbu apapun yang mereka gunakan, menurut saya kurang berasa. Memang kemungkinannya sih mereka ga pake vetsin. Tapi rasanya mereka ga ngasih garam dalam jumlah yang cukup deh. Kedua pesanan yang mirip ini, karena sama-sama pake telur, rasanya pun sama. Hambar. Bahkan topping yang berupa ayam, jamur, dan sayuran pun rasanya kurang garam. Adanya stroberi pun ga banyak membantu. Untungnya, abis makan ada penyelamat lidah…

Kietna! Minuman rasa jeruk kasturi dan kiamboi ini menyelamatkan lidah saya dari rasa hambar. Saya ga tau deh apa itu jeruk kasturi dan apalagi kiamboi. Tapi yang pasti rasa minumannya unik dan refreshing. Saya belum pernah minum minuman yang rasanya kayak gitu. Pengen beli lagi, tapi kalo mesti ke sini sih rasanya jauh amat. Ferdi beli yang rasa Markisa Medan dan itu rasanya masih biasa aja. Kurang manis, tapi masih cukup lah. Kalo terlalu manis juga ga enak.

Sandwich Telur IDR 30K
Roti Telur Meringue IDR 35K
Minuman Dingin IDR 10K

UPDATE Mei 2017

Menurut info terbaru, lokasi ini sekarang udah tutup dan mereka berpindah ke Jalan Kiputih, Ciumbuleuit dan berganti nama jadi Kiputih Satu.

 

Roti Selai
Jalan Dago Golf Raya No. 98 Bandung
Click for Google Maps

roti selai

Iklan

4 pemikiran pada “Berkunjung ke Roti Selai (Bandung)

  1. Kalau ke sana lagi, coba omelette ricenya…kayaknya menu baru, waaa enak banget, lebih enak dari yang lain di menunya…omelettenya perfect dan ricenya creamy dan pake jamur dan ayam panggang, nom nommm

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s