Berkeliling di Gili Trawangan (Lombok)

Belum lengkap rasanya kalo udah ke Lombok tapi belom ke Gili Trawangan. Dalam bahasa Sasak, gili berarti pulau. Gili Trawangan sendiri, bukan satu-satunya pulau yang ada di sana. Masih ada dua pulau lainnya, Gili Meno dan Gili Air, yang letaknya deket banget. Kalo di peta, keliatan deh tiga pulau yang berjajar. Terus, kenapa cuma Gili Trawangan aja yang paling terkenal? Selain karena pulau ini yang terbesar, di sini juga ada banyak banget akomodasi untuk penginapan. Nah, kalo ditanya lagi, kenapa di sini bisa banyak penginapannya, tebakan saya sih mungkin karena Gili Trawangan letaknya paling barat di antara ketiga gili. Jadi, cocok banget buat ngeliat sunset.

P1040516 (853x1280)

P1040518 (1280x853)

Gili Trawangan berada di barat laut Pulau Lombok. Untuk menuju ke sana, ada beberapa cara. Yang termurah adalah dengan naik boat penyeberangan umum dari dermaga Bangsal (Google Maps) dengan membayar 15 ribu rupiah saja. Satu boat isinya maksimum 35 orang tapi mesti nunggu minimum 15 orang supaya bisa berangkat.

P1040521 (1280x853)

Alternatif lainnya, yang akhirnya diambil keluarga saya, adalah dengan menyewa speed boat di dermaga Bouty Teluk Nara (Google Maps). Biaya sewanya 600 ribu rupiah (tentunya setelah ditawar) untuk pergi dan pulang.

P1040534 (1280x853)

Perjalanan dengan speed boat ke Gili Trawangan hanya memakan waktu 10 menit. Gili Trawangan lagi dipenuhi wisatawan asing karena kebetulan lagi weekend. Wisatawan lokal kebanyakan dateng di hari Sabtu, menjadikannya hari paling ramai dalam satu minggu. Kita lalu naik dokar untuk berjalan-jalan. Karena ga muat buat 5 orang, saya ama Nanda lalu menyewa sepeda.

Biaya sewa dokar IDR 150K
Biaya sewa sepeda IDR 25K

P1040537 (1280x853)

Perjalanan mengelilingi Gili Trawangan menghabiskan waktu nyaris satu jam. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memilih sepeda yang kondisinya baik. Jalan yang dilalui pun bervariasi, mulai dari beton, berubah jadi paving block, dan yang terburuk jalannya hanya dilapisi pasir pantai.

P1040538 (1280x853)

Walaupun sisi timur pulau merupakan daerah yang paling ramai, tapi hotel-hotel besar nan mewah justru berada di sisi barat. Seperti kata saya, pastinya dibangun untuk mengejar view sunset. Bahkan di sini pun ada hotel Aston. Di sebelah utara, jalannya habis terkena abrasi pantai. Sepeda pun terpaksa mesti dituntun karena ga mungkin mengayuh sepeda di pasir pantai.

P1040546 (853x1280)

Balik lagi ke sisi timur pulau, kita nyewa peralatan buat snorkeling dengan biaya 25 ribu. Kalo mau motret-motret, jangan lupa bawa kamera lengkap dengan underwater case-nya. Atau, di toko di situ juga ada yang jual disposal (sekali pake) underwater camera seharga 300 ribu dan waterproof bag buat hape seharga 125 ribu. Lumayan juga sih, banyak ikan-ikan kecil yang berenang-renang di tepian pantai. Minusnya, sering keganggu sama boat yang akan merapat.

Walau banyak juga wisatawan yang menginap, sayangnya kita ga nginep di situ. Sekitar jam 3 sore kita balik lagi ke Teluk Nara. Sambil pulang, kita ngelewatin Gili Meno. Di pulau ini ada penangkaran penyu hijau dan taman burung.

P1040553 (1024x683)

Dari Teluk Nara, kita menuju ke Bukit Malimbu 2 (Google Maps) untuk melihat sunset. Sayangnya cuaca di sebelah barat berawan sehingga mataharinya ga keliatan. Akhirnya, daripada bete ya kita ngebaso aja di situ. Basonya ala Lombok, pake lontong, telur rebus, dan kacang goreng.

P1040576 (1280x853)

P1040577 (1280x853)

P1040579 (1280x853)

Pulangnya, kita mampir lagi di salah satu warung seafood yang banyak berjajar di daerah Wisata Ikan Bakar Nipah (Google Maps). Kita lalu membeli ikan baronang, kakap, dan cumi bakar. Lalapnya pake pelecing terong. So far, ini seafood terenak yang kita makan di Lombok. Ngalahin seafood yang kita makan waktu di Pantai Kuta. Kayaknya rahasianya ada di bumbu sambel khas seafood Lombok yang dioleskan di semua hidangan.

 

Pulau Tiga Gili
Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Lombok Utara
Click for Google Maps

gili trawangan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s